KUDUS – Proses pencarian pemain untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia menuju Srikandi Merdeka Cup semakin diperketat.
Ajang Hydroplus Soccer League All-Stars dimanfaatkan tim pelatih nasional untuk menyaring talenta terbaik yang akan diproyeksikan tampil pada turnamen internasional tersebut pada Agustus mendatang.
Sejumlah akademi dan klub optimistis para pemainnya mampu menarik perhatian tim pencari bakat.
Di antaranya Goal Aksis, Akademi Persib Bandung, dan Arema FC Women yang menilai anak asuh mereka telah menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen.
Baca Juga: Akademi Persib Bandung Juara Hydroplus Soccer League U-18, Bungkam Putri Garut 5-0 di Final
Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, mengatakan sejak awal kompetisi para pemain telah diingatkan bahwa setiap pertandingan bukan sekadar mengejar kemenangan.
Tetapi juga menjadi kesempatan membuktikan kualitas di hadapan tim talent scouting.
"Mereka tidak hanya bermain untuk memenangkan pertandingan, tetapi juga karena ada tim talent scouting yang memantau langsung dari tribun," ujarnya.
Menurut Budi, sejumlah pemain layak mendapat kesempatan memperkuat Timnas Putri Indonesia pada Srikandi Merdeka Cup.
Ia menyebut beberapa nama seperti Dian, Astrid, Bilqis, Elbian, Indira, dan Kazumi sebagai pemain yang dinilai memiliki kualitas teknik, pemahaman taktik, serta kemampuan menjalankan strategi permainan.
Sementara itu, Arema FC Women U-18 harus terhenti di babak semifinal.
Meski gagal melaju ke partai puncak, pelatih Dindin Wahyudin tetap meminta para pemain menjaga semangat karena peluang dipanggil ke tim nasional masih terbuka.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian ialah bek sekaligus kapten Arema FC Women, Oedaija O’shea Sharinah.
Pemain bernomor punggung 22 tersebut tampil konsisten sepanjang turnamen dan akhirnya dinobatkan sebagai pemain terbaik kategori U-18.
"Kami optimistis para pemain telah menunjukkan kemampuan terbaik dan memiliki peluang bergabung dengan skuad Timnas Indonesia," kata Dindin.
Sejak bergulirnya Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026, pelatih Timnas Putri U-16 Timo Scheunemann bersama pelatih Timnas Putri Takumi Taniguchi dan Jacksen F. Tiago terus memantau perkembangan para peserta.
Mereka bertugas memilih pemain yang akan memperkuat dua skuad Timnas Putri U-16 pada Srikandi Merdeka Cup.
Timo menjelaskan proses seleksi dilakukan secara menyeluruh dengan menilai berbagai aspek permainan, mulai dari kemampuan menempatkan posisi, kecerdasan mengambil keputusan di lapangan, hingga kondisi fisik dan atletisme.
"Kami melihat kemampuan positioning, game intelligence saat mengambil keputusan, serta aspek fisik dan atletisme. Karena ini tim kelompok umur, proses pembentukan individu pemain menjadi prioritas utama," jelasnya.
Pada Srikandi Merdeka Cup, Timnas Putri Indonesia U-16 dijadwalkan menghadapi enam negara Asia, yakni Thailand, Singapura, Arab Saudi, Malaysia, Filipina, dan Yordania.
Selain menjadi ajang persaingan antartim, turnamen tersebut juga menjadi bagian dari proses talent scouting menuju Kualifikasi Piala Asia Wanita AFC U-17 2026 yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. (gal)