Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4.650 Ruang Kelas di Blora Rusak, Dinas Pendidikan Genjot Perbaikan Lewat Program Revitalisasi

AAbdul Rochim
SEPI: Kondisi plafon atap kelas I di SDN 1 Patalan yang di-regrouping. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)
SEPI: Kondisi plafon atap kelas I di SDN 1 Patalan yang di-regrouping. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)

Advertisement

BLORA – Sebanyak 4.650 ruang kelas di berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Blora masih mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. 

Untuk mempercepat penanganannya, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora mengupayakan program revitalisasi melalui dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pemerintah daerah.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Blora, Sandy Tresna Hadi, menjelaskan jumlah tersebut merupakan akumulasi ruang kelas yang rusak di jenjang SMP, SD, TK, hingga kelompok belajar.

Menurutnya, data tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan perbaikan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Blora.

Berdasarkan pendataan Dinas Pendidikan, pada jenjang SMP terdapat 381 ruang kelas rusak ringan, 307 rusak sedang, dan 146 rusak berat.

Advertisement

Sementara di jenjang SD tercatat 1.067 ruang kelas rusak ringan, 1.031 rusak sedang, serta 589 rusak berat.

Untuk jenjang TK, terdapat 371 ruang kelas rusak ringan, 177 rusak sedang, dan 75 rusak berat.

 Adapun pada kelompok belajar tercatat 148 ruang kelas rusak ringan, 52 rusak sedang, dan 17 rusak berat.

Sebagai langkah penanganan, Dinas Pendidikan telah mengusulkan program revitalisasi kepada pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

Usulan tersebut mencakup 130 sekolah dasar (SD), 25 sekolah menengah pertama (SMP), serta 45 satuan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Advertisement

Artikel Terkait

Sudah Telan Anggaran Hibah Rp 9,3 Miliar, Gedung Baru Kejari Blora Belum Juga Ditempati

Sudah Telan Anggaran Hibah Rp 9,3 Miliar, Gedung Baru Kejari Blora Belum Juga Ditempati

Gedung baru Kejari Blora yang dibangun dengan anggaran hibah APBD sebesar Rp 9,3 miliar belum juga ditempati. Penyelesaian interior masih menjadi kendala sebelum kantor baru mulai difungsikan.

Polisi Gerebek Dugaan Pengoplosan Elpiji Bersubsidi di Blora, Ini Hasilnya

Polisi Gerebek Dugaan Pengoplosan Elpiji Bersubsidi di Blora, Ini Hasilnya

Polres Blora menggerebek lokasi dugaan pengoplosan elpiji bersubsidi di Kunduran. Polisi menyita dua truk, 984 tabung gas berbagai ukuran, serta peralatan pengoplosan. Penyidikan masih terus berlangsung.

Warga Nglebak Blora Desak Pembebasan Sekdes yang Ditahan saat Perbaiki Jalan

Warga Nglebak Blora Desak Pembebasan Sekdes yang Ditahan saat Perbaiki Jalan

Puluhan warga Desa Nglebak, Blora, mendatangi kantor KHDTK UGM menuntut pembebasan Sekdes Mariyono alias Peyek yang ditangkap saat bergotong royong memperbaiki jalan penghubung menuju Kabupaten Ngawi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer