KUDUS – Insiden kurang menyenangkan dialami tim Persiku Kudus saat bertandang ke markas PS Barito Putera pada Sabtu (29/3).
Bus yang membawa rombongan pemain Persiku diduga menjadi sasaran pelemparan telur oleh oknum suporter tuan rumah.
Peristiwa tersebut beredar luas di media sosial setelah diunggah akun Nusaliga. Dalam unggahan itu terlihat kaca bus Persiku terkena lemparan telur.
Baca Juga: Pemkab Kudus Percepat Universal Coverage BPJamsostek Lewat Program Bapak Asuh ASN
Selain itu, beredar pula foto banner bernada psywar yang bertuliskan “jangan mimpi curi poin” serta kalimat provokatif lainnya yang ditujukan kepada tim tamu.
Unggahan tersebut memicu berbagai reaksi dari pendukung Persiku. Salah satu komentar datang dari akun SMM Kudus yang mempertanyakan bentuk sambutan kepada tim tamu.
Aksi tersebut dinilai kurang sportif dan dapat mengganggu kenyamanan pemain selama menjalani laga tandang.
Suporter Persiku, Andre Jung Kurniawan, mengaku kecewa dengan perlakuan oknum pendukung Barito Putera.
Menurutnya, psywar memang kerap menjadi bagian dari dinamika sepak bola, namun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan tim dinilai berlebihan.
Ia juga menyebut sebelumnya tidak pernah ada ketegangan antara kedua tim di luar pertandingan.
Selain insiden pelemparan telur, beredar kabar bahwa hotel tempat menginap pemain Persiku diduga mendapat gangguan berupa kembang api.
Meski demikian, diharapkan situasi tersebut tidak memengaruhi mental tim dan justru menjadi motivasi tambahan untuk meraih hasil positif saat menghadapi tuan rumah. (gal)
Editor : Abdul Rochim