Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinas Lingkungan Hidup Rembang Jadwalkan Cek Ulang IPAL Dapur MBG Padaran

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯

Advertisement

Advertisement

 

JAGA HIGIENITAS: Pekerja dapur MBG melakukan pembersihan tempat makan untuk menjaga higinietas untuk distribusi makanan. (DLH RBG/RADAR PATI)
JAGA HIGIENITAS: Pekerja dapur MBG melakukan pembersihan tempat makan untuk menjaga higinietas untuk distribusi makanan. (DLH RBG/RADAR PATI)

Advertisement

REMBANG – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang terus memantau proses perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di tiga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di satu kawasan perumahan di Dukuh Jambangan, Desa Padaran, Kecamatan Rembang.

Perbaikan dilakukan setelah adanya laporan warga terkait dugaan pembuangan limbah cair ke saluran drainase.

Warga mengeluhkan aliran selokan dipenuhi minyak dan lemak serta menimbulkan bau tak sedap, terutama saat musim kemarau.

Kepala DLH Rembang Ika menyampaikan, pihaknya telah memberikan pendampingan sejak awal Mei 2026.

Dapur MBG tersebut juga sudah mulai melakukan perbaikan IPAL dengan target penyelesaian pada Selasa (19/5).

“Perbaikannya sudah dilakukan, namun hasil akhirnya belum dicek ulang. Rencananya akan kami update lagi untuk memastikan IPAL sudah sesuai standar atau belum,” ujarnya.

Menurutnya, setiap pelaku usaha, termasuk dapur MBG, wajib memiliki IPAL berstandar agar air limbah yang dibuang memenuhi baku mutu lingkungan.

Jika tidak sesuai standar, dikhawatirkan terjadi pencemaran hingga muncul kandungan bakteri yang berpotensi membahayakan kesehatan.

DLH menyebut beberapa dapur MBG sementara ini menyiasati limbah dengan metode pengendapan sebelum air dibuang ke drainase atau dimanfaatkan untuk penyiraman.

Sedangkan endapan limbah diambil secara manual dan dibuang melalui pihak ketiga.

Biaya pembangunan IPAL disebut bervariasi tergantung kapasitas dapur, jumlah porsi layanan, jumlah pekerja, hingga luas lahan yang tersedia.

Untuk dapur berkapasitas besar, kebutuhan anggaran bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, Satgas MBG Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyebut hasil audiensi warga terkait persoalan tersebut seharusnya sudah diteruskan ke Badan Gizi Nasional melalui koordinator SPPI. (noe)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

DUH PAYAH! Baru Lima Bulan Videotron Alun-Alun Rembang kok dah Sering Mati

DUH PAYAH! Baru Lima Bulan Videotron Alun-Alun Rembang kok dah Sering Mati

Videotron Alun-Alun Rembang kembali mengalami gangguan teknis meski baru lima bulan digunakan. Instalasi jaringan bermasalah membuat perangkat sering mati dan sementara dimatikan untuk perbaikan.

Rembang Terima 13 Truk Foton untuk Operasional KDKMP, Siap Sambut Peluncuran

Rembang Terima 13 Truk Foton untuk Operasional KDKMP, Siap Sambut Peluncuran

Sebanyak 13 truk Foton didistribusikan ke desa-desa di Rembang untuk operasional KDKMP. Bantuan ini menjadi bagian persiapan soft launching pada 18 Mei 2026.

WADUH! Saluran IPAL Pabrik Kulit Jebol, Sungai Krinjo di Rembang Tercemar

WADUH! Saluran IPAL Pabrik Kulit Jebol, Sungai Krinjo di Rembang Tercemar

DLH Rembang melakukan sidak ke pabrik penyamakan kulit di Sale setelah limbah meluber ke Sungai Krinjo akibat saluran IPAL jebol. Perusahaan diminta memperbaiki sistem pengolahan limbah secara menyeluruh.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer