PATI – Tim sepakbola Kabupaten Pati gagal memenuhi target untuk lolos ke ajang Porprov XVII tahun 2026.
Mesikipun di laga terakhir berhasil menang 2 - 1 menjamu tim Kabupaten Rembang di Stadion Joyokusumo, Minggu (16/11/2025) sore.
Kegagalan ini menambah daftar panjang kegagalan tim sepakbola Kabupaten Pati berpartisipasi di multievent Porprov Jawa Tengah.
Kekecawaan mendalam sangat dirasakan tim yang sudah dibentuk selama berbulan - bulan ini.
Ketua PSSI Pati, Dian Dwi Budianto, mengungkapkan bahwa para pemain yang tampil di ajang kualifikasi ini akan diproyeksikan mengikuti Liga 4 musim ini.
“Komitmen PSSI Pati, kami akan mengorbitkan mereka di Liga 4, entah dengan membuat wadah sendiri atau melalui kerja sama dengan tim lain,” kata Dian.
Ia juga menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan tim menghadapi kualifikasi Porprov empat tahun mendatang.
“Walaupun tidak lolos hanya karena terpaut satu poin, tetap harus kita syukuri. Ini menjadi evaluasi agar empat tahun ke depan kita bisa lebih siap,” jelasnya.
Dian berharap masyarakat Pati terus memberikan dukungan, terutama untuk pengembangan sepakbola usia dini.
“Kami akan memperbaiki program, termasuk kelompok usia 13 dan 15. Sebentar lagi juga menghadapi Soeratin. Kami mohon dukungannya agar sepakbola Pati bisa bangkit dan berkembang lebih baik,” paparnya.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan melawan tim Rembang merupakan kesempatan kedua bagi Pati menjadi tuan rumah, setelah sebelumnya menjamu Kabupaten Demak dan kalah tipis 0-1.
Hasil tersebut membuat laga melawan Rembang menjadi sangat krusial karena menentukan perolehan poin akhir di Grup D.
Sejak menit awal, kedua tim bermain agresif. Pati mendapatkan peluang emas pada menit ke-15 melalui sundulan Erastama Melody, namun bola melenceng jauh dari gawang.
Memasuki babak kedua, di tengah cuaca mendung dan hujan rintik, Pati berhasil membuka keunggulan lewat gol Moch. Reza Andran.
Namun tak berselang lama, Rembang menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi Ahmad Najikh.
Pertandingan terus berlangsung menegangkan. Pada menit ke-87, Rahmad Dwi Aditya berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa Pati unggul 2-1 hingga laga usai.
Meski meraih kemenangan, Pati tetap gagal melaju ke Porprov 2026 karena jumlah poin yang tidak mencukupi.
Pelatih kepala Pati, Supriyanto, mengapresiasi kerja keras para pemainnya.
“Anak-anak sudah bermain maksimal. Kita bersyukur bisa menang meskipun tidak lolos. Dari perjuangan ini, kami sangat mengapresiasi karena mereka tampil semaksimal mungkin,” ujarnya.
Supriyanto, yang akrab disapa Puyol, berharap pengalaman di pertandingan ini dapat menjadi bekal bagi para pemain untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.
“Ini menjadi cikal bakal mereka. Semoga ke depan fasilitas dan dukungan untuk perkembangan mereka bisa lebih baik,” jelas Puyol. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab