Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gubug Grobogan Diusulkan Jadi PSEL, Sampah Berpeluang Diolah Jadi Energi Listrik

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
BERSIH: Polsek Gubug bersama DLH Grobogan saat melakukan pembersihan sampah di sepanjang Jalan Purwodadi-Semarang. (Polsek Gubug untuk Radar PATI)
BERSIH: Polsek Gubug bersama DLH Grobogan saat melakukan pembersihan sampah di sepanjang Jalan Purwodadi-Semarang. (Polsek Gubug untuk Radar PATI)

Advertisement

GROBOGAN – Kabupaten Grobogan berpeluang menjadi salah satu lokasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Program yang digagas pemerintah pusat tersebut bertujuan mempercepat pengembangan teknologi waste to energy sebagai solusi pengelolaan sampah sekaligus penyediaan energi terbarukan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan Heru Dwi Cahyono mengatakan, tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah melakukan survei lapangan ke Grobogan sekitar dua pekan lalu untuk menilai kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan fasilitas tersebut.

Advertisement

Menurutnya, Kabupaten Grobogan masuk dalam daftar 21 kabupaten dan kota di Indonesia yang sedang dipertimbangkan sebagai calon lokasi pembangunan PSEL.

“Sekitar dua pekan lalu tim Kemendagri sudah melakukan survei lapangan. Dari 21 daerah yang dinilai di seluruh Indonesia, Grobogan menjadi salah satunya,” ujarnya.

Advertisement

Heru menjelaskan, lokasi yang diusulkan berada di wilayah Kecamatan Gubug.

Penentuan lokasi tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan rencana pengembangan pengelolaan sampah yang sudah berjalan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) eksisting.

Saat ini, kawasan TPA yang ada telah masuk dalam program pengembangan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan pihak ketiga, yakni Bio Cipta Lestari (BCL).

“Kenapa di Gubug, karena TPA yang sekarang sudah berproses dengan LPDP dan Bio Cipta Lestari untuk pengembangan RDF,” jelasnya.

Pemerintah pusat mensyaratkan ketersediaan lahan minimal enam hektare untuk pembangunan fasilitas PSEL.

Advertisement

Artikel Terkait

Tiga Pemuda di Grobogan Diamankan, Bawa Corbek Sepanjang Dua Meter Saat Patroli

Tiga Pemuda di Grobogan Diamankan, Bawa Corbek Sepanjang Dua Meter Saat Patroli

Polsek Gubug mengamankan tiga pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam jenis corbek sepanjang dua meter saat patroli di Jalan Purwodadi–Semarang. Polisi masih mendalami motif mereka.

Nilai TKA SD Masih Rendah, Disdik Grobogan Susun Strategi Perbaikan

Nilai TKA SD Masih Rendah, Disdik Grobogan Susun Strategi Perbaikan

Disdik Grobogan mengevaluasi hasil TKA SD 2026 yang diikuti 18.235 siswa. Sejumlah strategi disiapkan, mulai penguatan Bahasa Indonesia dan Matematika hingga pembiasaan penggunaan laptop.

56 Regu se-Jateng Beradu di LKBB Patih Bhayangkara di Grobogan, Berikut Juaranya

56 Regu se-Jateng Beradu di LKBB Patih Bhayangkara di Grobogan, Berikut Juaranya

GROBOGAN – Ratusan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Tengah memadati SMP Negeri 1 Purwodadi pada Minggu (21/6/2026).  Mereka mengikuti Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) Patih Bhayangkara Season 4 Tahun 2026 yang dig

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer