Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinas Pendidikan Grobogan Monev SPBM SD Daring, Temukan Ini

I
MONEV: Kabid Pembinaan SD Disdik Grobogan M Irfan saat monev SPMB daring di SDN 4 Purwodadi.
MONEV: Kabid Pembinaan SD Disdik Grobogan M Irfan saat monev SPMB daring di SDN 4 Purwodadi.

Advertisement

GROBOGAN– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan hari kedua Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) daring jenjang SD di SDN 4, SDN 12, dan SDN 16 Purwodadi, Selasa (23/6).

Hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan SPMB pada hari kedua berlangsung lebih lancar dibanding hari pertama. Sejumlah kendala teknis yang sempat muncul sebelumnya juga telah berhasil diatasi.

Kabid Pembinaan SD Disdik Grobogan, M. Irfan, mengatakan pada hari kedua sempat terjadi gangguan pada sistem pemeringkatan calon murid. Akibatnya, urutan berdasarkan usia belum terbaca dengan benar. Namun, kendala tersebut telah diperbaiki sehingga proses seleksi kembali berjalan normal.

Advertisement

"Pada hari kedua hanya sempat terjadi gangguan pada sistem pemeringkatan calon murid. Yang usianya lebih tua seharusnya berada di atas, sekarang sudah dibetulkan dan berjalan lancar," ujarnya.

Selain itu, Disdik juga memastikan persoalan titik domisili yang terjadi pada hari pertama telah terselesaikan. Sebelumnya, sejumlah calon murid yang berdomisili di sekitar Pasar Induk Purwodadi belum terbaca masuk dalam ring wilayah sekolah karena data lokasi belum diperbarui.

"Seluruh data lokasi sudah diperbarui sehingga proses seleksi kini berjalan sesuai ketentuan," jelasnya.

Advertisement

Menurut Irfan, penerapan SPMB daring tidak hanya mempermudah proses pendaftaran, tetapi juga meningkatkan transparansi dalam penerimaan murid baru. Seluruh proses dilakukan melalui sistem sehingga peluang praktik titip siswa dapat diminimalkan.

"Adanya SPMB daring lebih efisien, aman, dan semua proses dilakukan melalui sistem. Orang tua bisa mendaftar dari mana saja, sedangkan panitia sekolah juga lebih ringan karena seluruh data sudah terintegrasi," katanya.

Orang tua juga dapat memantau posisi pemeringkatan calon murid secara langsung tanpa harus datang ke sekolah.

Tahun ini terdapat enam SD negeri di Kecamatan Purwodadi yang menerapkan SPMB daring, yakni SDN 2, SDN 3, SDN 4, SDN 9, SDN 12, dan SDN 16 Purwodadi.

Advertisement

Artikel Terkait

Kick Off Smart PSC 119 Grobogan, Gandeng Korea Perkuat Layanan Darurat Berbasis Teknologi

Kick Off Smart PSC 119 Grobogan, Gandeng Korea Perkuat Layanan Darurat Berbasis Teknologi

GROBOGAN – Pemkab Grobogan resmi memulai implementasi program Smart Public Safety Center (PSC) 119 melalui Kick-off Ceremony yang menjadi penanda dimulainya kerja sama internasional dengan National IT Industry Promotion

KASUS E-TILANG PALSU GROBOGAN: Sindikat SMS Blasting Terhubung Jaringan China, Kerugian Korban Capai Rp 16 Miliar

KASUS E-TILANG PALSU GROBOGAN: Sindikat SMS Blasting Terhubung Jaringan China, Kerugian Korban Capai Rp 16 Miliar

Kejari Grobogan menerima pelimpahan kasus penipuan e-tilang palsu dengan lima tersangka. Sindikat SMS blasting terhubung jaringan China dan menyebabkan kerugian korban hingga Rp16 miliar.

Gubug Grobogan Diusulkan Jadi PSEL, Sampah Berpeluang Diolah Jadi Energi Listrik

Gubug Grobogan Diusulkan Jadi PSEL, Sampah Berpeluang Diolah Jadi Energi Listrik

Kabupaten Grobogan diusulkan menjadi lokasi pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Lokasi di Kecamatan Gubug dinilai memenuhi syarat teknis dan lahan untuk proyek waste to energy.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer