Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dari Radang Berulang ke Tindakan Operasi: Kisah Tonsilitis Kronis 

Dokter Nurul Ully • Rabu, 15 Juli 2026 | 09:53 WIB
Tonsil atau amandel. (Ilustrasi Hellosehat)
Tonsil atau amandel. (Ilustrasi Hellosehat)

Oleh:  Dokter Nurul Ully Rosyidah Sp.T.H.T.B.K.L dan Dony Yudi Ariyanto, S.Tr.Kes. *)

AMANDEL (tonsil) adalah bagian dari kelenjar getah bening yang terletak di tenggorok yang mempunyai fungsinya yaitu tentara pertahanan awal sebelum bakteri/virus masuk ke sistem pencernaan dan pernafasan tubuh kita. 

Bila amandel mengalami radang maka disebut sebagai radang amandel/tonsilitis kronis.  

Umumnya, tonsilitis kronis menyerang anakanak dan usia remaja. 

Baca Juga: Rembang Nihil Kasus Campak, RSUD dr Soetrasno Tekankan Kebersihan dan Imunisasi Lengkap

Walau demikian, orang dewasa pun dapat terkena juga.

Tanpa penangan yang benar, tonsilitis kronis pada orang dewasa bisa menyebabkan radang kronis yang akan kambuh seiring waktu yang bisa mengakibatkan abses peritonsil, demam rematik dan radang ginjal yang justru menjadi fatal di kemudian hari. 

Tonsilitis kronis didefinisikan secara klinis sebagai infeksi kronis pada tonsil atau keluhan berulang tanpa gejala tonsilitis yang berat terjadi lebih dari 3 bulan, dan adanya kekambuhan tonsilitis berulang sebanyak dua kali dalam 12 bulan.

Kejadian tonsilitis kronis dapat disebabkan karena anak sering menderita ISPA atau tonsilitis akut yang tidak diterapi adekuat. 

Kondisi yang sering berulang yaitu didapatkan tonsilitis kronis sebanyak lima sampai tujuh kali dalam setahun, lima kali dalam dua tahun berturut-turut, atau tiga kali dalam tiga tahun berturut-turut merupakan kondisi yang merupakan indikasi untuk dilakukan tindakan operasi amandel. 

Gejala lokal, gejala sistemik dan gejala klinis merupakan keluhan utama dari penderita. 

Rasa tidak enak pada tenggorokan yang diakibatkan karena  tonsil  yang  membesar  sehinga penderita susah menelan dan terasa nyeri pada tenggorokan  merupakan  contoh  gejala lokal.

Gejala  sistemik  seperti  kurang  enak  badan, nyeri  pada  kepala,  demam  dan  persendian terasa  nyeri.  

Dan juga dapat menimbulkan Obstructive Sleep Apnea (OSA), yang  ditandai mendengkur saat tidur. 

Penyebab tonsilitis kronik beragam, antara lain infeksi bakteri/virus yang berulang, kebersihan mulut yang kurang terjaga, serta daya tahan tubuh yang menurun.

Pola hidup tidak sehat dan paparan lingkungan, misalnya asap rokok atau polusi dapat memperburuk keadaan 

Kunjungan pasien Poliklinik THT di RSUD Soetrasno dalam tiga bulan terakhir mencapai 1.950 pasien dan berdasarkan catatan tindakan di ruang operasi didapatkan 54 pasien menjalani operasi amandel/tonsilektomi. 

Data ini menunjukkan kasus tonsilitis kronis masih sering dijumpai, sehingga membutuhkan kesiapan pelayanan perioperatif yang tertib dan aman. 

Operasi bukan pilihan pertama. 

Namun, pada kondisi tertentu dan berdasarkan indikasi medis yang jelas, tonsilektomi (pengangkatan amandel) menjadi opsi terbaik untuk memutus sumber infeksi. 

Tonsilektomi merupakan prosedur terencana yang dilakukan dengan prinsip keselamatan pasien.

Di ruang operasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, tindakan dilaksanakan sesuai standar pelayanan.

Keberhasilan prosedur ini tidak lepas dari kerja tim bedah yang terdiri dari dokter spesialis THT, perawat kamar operasi, serta tenaga anestesi yang memastikan pasien tertangani secara menyeluruh.

Setelah operasi, pasien perlu edukasi tentang perawatan pasca tindakan, terutama kendali nyeri dan pola makan.

Anjuran umum meliputi konsumsi makanan lunak, cukup cairan, istirahat, serta patuh terhadap kontrol sesuai jadwal. 

Sebagai perawat di ruang operasi, penulis melihat bahwa keberhasilan penanganan tonsilitis kronis tidak hanya ditentukan tindakan medis, tetapi juga pemahaman dan kerja sama pasien.

Edukasi yang jelas dan kepatuhan terhadap anjuran tenaga kesehatan membantu pemulihan berjalan lebih cepat dan kualitas hidup pasien meningkat. (*)

(Penata Anastesi ) Ruang Operasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang 

 
Editor : Abdul Rochim
RSUD dr R Soetrasno Rembang amandel tonsil