Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ditinggal Salat Saat Menanak Nasi, Dapur Rumah Warga Sulang Rembang Ludes Terbakar

Abdul Rochim • Selasa, 30 Juni 2026 | 19:55 WIB

MEMBARA: Petugas Damkar Rembang saat memadamkan rumah terbakar di desa Sulang RT 4 RW 4, Kecamatan Sulang, Rembang. (BPBD REMBANG UNTUK RADAR PATI)
MEMBARA: Petugas Damkar Rembang saat memadamkan rumah terbakar di desa Sulang RT 4 RW 4, Kecamatan Sulang, Rembang. (BPBD REMBANG UNTUK RADAR PATI)

REMBANG – Sebuah rumah milik Umi Hanifah, warga Desa Sulang RT 4 RW 4, Kecamatan Sulang, mengalami kebakaran pada Selasa (30/6) sore.

Kebakaran diduga dipicu api tungku kayu yang ditinggal pemiliknya untuk menunaikan salat, sehingga merambat dan membakar dapur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga bernama Danang sekitar pukul 14.25 WIB.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, peristiwa bermula saat Hindarti, seorang lansia yang berada di rumah tersebut, tengah menanak nasi menggunakan tungku kayu bakar.

Saat memasuki waktu salat, ia meninggalkan aktivitas memasak untuk beribadah.

"Ketika sedang menjalankan salat, api diduga menjalar hingga mengenai kompor minyak tanah yang berada di sekitar tungku, kemudian memicu kebakaran," ujar Luthfi.

Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bagian dapur rumah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, api terus membesar sehingga warga melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.

Satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi beberapa saat setelah laporan diterima.

 Petugas berjibaku memadamkan api selama sekitar 30 menit hingga kobaran berhasil dikendalikan pada pukul 15.10 WIB.

"Objek yang terbakar adalah bagian dapur rumah. Beruntung api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya," jelasnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, dapur rumah mengalami kerusakan cukup parah dengan nilai kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

BPBD Rembang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun peralatan memasak, terutama ketika hendak meninggalkan rumah atau beraktivitas lain.

"Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para lansia, untuk memastikan api benar-benar aman sebelum meninggalkan aktivitas memasak agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas Luthfi. (noe)

 

 
 
Editor : Abdul Rochim
#kebakaran Rembang #rumah terbakar Sulang #kebakaran dapur #Desa Sulang #BPBD Rembang