Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Perawatan Alun-Alun Rembang Berlanjut Gara-Gara Ini, Harapan Putri Gus Mus soal Alun-alun

Abdul Rochim • Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:15 WIB

ALAMI KERUSAKAN: Kondisi pot bunga dibagian sisi barat Alun-Alun Rembang dengan kondisi pecah terkena akar pohon. (WISNU AJI/RADAR PATI)
ALAMI KERUSAKAN: Kondisi pot bunga dibagian sisi barat Alun-Alun Rembang dengan kondisi pecah terkena akar pohon. (WISNU AJI/RADAR PATI)

REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang masih melanjutkan pemeliharaan Alun-Alun Rembang dengan fokus pada perbaikan keramik yang rusak dan penanganan akar pohon yang merusak lantai.

Perawatan tersebut bersifat sementara sambil menunggu rencana penataan menyeluruh direalisasikan.

Pemeliharaan telah berlangsung sekitar tiga bulan.

Pekerjaan diawali dari sisi timur alun-alun dengan mengganti keramik yang pecah dan memangkas akar pohon yang mencuat ke permukaan.

Baca Juga: DOOR TO DOOR! Rembang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Kerahkan 712 Petugas

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat, terutama pengguna alun-alun yang memanfaatkan kawasan tersebut untuk berolahraga.

Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) Kabupaten Rembang, Agus Himawan, mengatakan pemeliharaan dilakukan secara rutin dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

"Ini merupakan pemeliharaan rutin. Kami menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia," ujarnya.

Menurut Agus, selain mengganti keramik yang retak, pihaknya juga melakukan lokalisasi akar pohon agar tidak kembali merusak lantai.

Perbaikan di sisi barat alun-alun akan dilaksanakan apabila anggaran masih mencukupi, dengan prioritas pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah.

Ia menyebut total anggaran pemeliharaan Alun-Alun Rembang tahun ini sebesar Rp 200 juta.

Dana tersebut hanya diperuntukkan bagi pekerjaan perawatan rutin agar fasilitas publik tetap nyaman digunakan masyarakat.

"Kalau masih ada sisa anggaran, perbaikan akan dilanjutkan ke sisi barat. Prioritas kami yang kerusakannya paling parah," katanya.

Sementara itu, Kepala DPUTARU Rembang, Maryosa, sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah telah memiliki Detail Engineering Design (DED) untuk penataan Alun-Alun Rembang.

Tahapan selanjutnya tinggal menunggu kesiapan pembiayaan sehingga revitalisasi menyeluruh dapat direalisasikan.

Di sisi lain, Bupati Rembang Harno juga mendorong dinas terkait melakukan studi banding ke berbagai daerah untuk mencari konsep alun-alun yang lebih representatif.

Pemerintah ingin menghadirkan ruang publik yang lebih indah, nyaman, dan menjadi ikon baru Kabupaten Rembang.

Usulan serupa juga datang dari Raabiatul Bisyriyah Sybt, putri keempat KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), yang berharap penataan Alun-Alun Rembang menjadi salah satu prioritas pembangunan karena merupakan jantung kota dan wajah Kabupaten Rembang. (noe)

Editor : Abdul Rochim
#Alun-Alun Rembang #perawatan alun-alun #dputaru rembang