Nasional Pati Jateng Kudus Grobogan Rembang Blora Sepakbola Olahraga Feature Khazanah Life Style Entertainment Wisata Kuliner Muria Raya Tekno

Bukan MPLS Biasa, SD 5 Karangbener di Kudus Guru Jadi Punokawan

Abdul Rochim • Senin, 13 Juli 2026 | 14:47 WIB

TOTALITAS: Suguhkan drama Punomawan MPLS SD 5 Karangbener Kudus. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
TOTALITAS: Suguhkan drama Punomawan MPLS SD 5 Karangbener Kudus. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS - Mengenal lingkungan sekolah di hari pertama masuk sekolah setelah libur panjanb, tiap sekolah memiliki cara tersendiri untuk menyambut peserta didiknya, terkhusus siswa baru. 

Seperti yang dilakukan SD 5 Karangbener kreativitas gurunya tidak diragukan lagi.

Tanpa rasa malu dan canggung, guru SD 5 Karangbener Kudus memakai kostum dan riasan Punokawan (tokoh pewayangan).

Mereka menyambut siswa baru dengan menyuguhkan drama mini yang banyak makna yang dikemas dalam bentuk tingkah laku yang humoris. 

Baca Juga: Disdikpora Kudus Luncurkan Program Pertukaran Guru SMP, Fokus Mapel Matematika dan Bahasa Indonesia

Sehingga, anak-anak menikmatinya dengan santai, ketawa sehingga anak-anak yang baru lupa kalau mereka berada di lingkungan sekolah yang baru.

Plt Kepala SD 5 Karangbener Kudus Ninik Hartati menjelaskan, untuk MPLS menyajikan pertunjukan dengan judul Petruk Kembar. Bermain peran guru-guru di SD 5 Karangbener.

"Ini bukan yang perdana, tapi sudah empat tahun ini kalau moment MPLS kami suguhkan yang berberda dan unik. Dan, sejarahnya dulu SD 5 Karangbener identik dengan potensi budaya Jawa karena dulu pada saat komitenya ada yang berprfesi dalang, kerap diadakan pertunjukan ketoprak kecil. Sampai pernah menjuarai FLS3N tingkat kabupaten," terangnya.

Untuk murid baru tahun ini SD 5 Karangbener dapat 25 murid, dibanding tahun lalu yang saat ini naik kelas II jumlahnya 18 murid.

Menurutnya, dengan menampilkan drama dengan tokoh pewayangan ini mengedukasi siswa agar tetap melestarikan budaya Jawa. 

Dan, anak-anak sekarang tidam tahu tokoh-tokoh dalam pewayangan, sehingga pihaknya memilih untul cospay jadi Bagong, Petruk dan Semar.

Salah satu wali murid yang mengantar anak Aris Suryawan mengatakan, SD 5 Karangbener Kudus ini sangat kreatif. Ia menyempatkan izin dari kerjaannya untuk mengantarkan anaknya yang perdana masuk SD.

"Saya sangat terkesan dengan penyambutan siswa baru di SD 5 Karangbener. Masih nguri-uri budaya Jawa," jelasnya.(san)

 

Editor : Abdul Rochim
budaya Jawa SD 5 Karangbener MPLS Kudus Punokawan siswa baru Kudus