PATI - Polsek Tayu mengamankan sembilan remaja yang berkeliling sambil memutar musik keras menggunakan sound system menjelang waktu sahur di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Selasa (17/3) dini hari.
Aksi tersebut sempat meresahkan warga yang sedang beristirahat di bulan Ramadan.
Kegiatan itu terungkap saat petugas menggelar patroli multi sasaran yang dipimpin KA SPKT II Polsek Tayu, AIPTU Ali Mayar, bersama anggota piket Regu II sekitar pukul 02.30 hingga 03.00 WIB.
Saat melintas di Jalan Lingkar Tayu, tepatnya di wilayah Desa Tendas, petugas mendapati sebuah kendaraan pick up yang membawa sound system dan memutar musik dangdut serta DJ dengan volume tinggi.
Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, menjelaskan bahwa petugas bergerak setelah menerima laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan suara musik keras dari kendaraan tersebut yang berkeliling sejak dini hari.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan satu botol minuman keras jenis arak berukuran besar di dalam kendaraan.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Dispertan Pastikan Daging di Pasar Aman Dikonsumsi
Temuan tersebut menimbulkan dugaan bahwa para remaja yang berada di dalam kendaraan tersebut berada di bawah pengaruh alkohol.
Selanjutnya, petugas mengamankan kendaraan, sound system, serta sembilan remaja untuk dibawa ke Mapolsek Tayu guna didata dan dimintai keterangan.
Mereka masing-masing berinisial MAM (15), MKA (17), KDES (15), S (21), FAH (15), ADRA (14), MNK (16), RA (16), dan AR (22).
Kesembilan remaja tersebut diketahui berasal dari Desa Dumpil, Kecamatan Dukuhseti.
AKP Aris menegaskan bahwa kegiatan tersebut menimbulkan keresahan masyarakat karena dilakukan di jalan umum dengan volume suara yang tinggi, terlebih menjelang waktu sahur.
Selain itu, aksi tersebut juga melanggar kesepakatan bersama Forkopimcam Tayu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala desa yang telah disepakati sebelum Ramadan.
Dalam kesepakatan tersebut, penggunaan sound system berkapasitas besar di jalan umum dengan volume keras tidak diperbolehkan selama bulan Ramadan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam beribadah.
Ia memastikan, kepolisian akan terus meningkatkan patroli cipta kondisi pada malam hingga dini hari untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah Tayu.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Para remaja yang diamankan pun telah diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. (adr)
Editor : Admin