Nasional Pati Jateng Kudus Grobogan Rembang Blora Sepakbola Olahraga Feature Khazanah Life Style Entertainment Wisata Kuliner Muria Raya Tekno

Viral Konvoi Pesilat Berujung Ricuh di Grobogan, Satu Motor Warga Dibakar

Sirojul Munir • Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB
Ilustrasi motor hangus dibakar. (Ist)
Ilustrasi motor hangus dibakar. (Ist)

GROBOGAN – Bentrokan antara rombongan pesilat dan warga Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, menjadi perhatian publik setelah video peristiwa tersebut viral di media sosial.

Kericuhan yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) malam hingga Minggu (12/7/2026) dini hari mengakibatkan satu unit sepeda motor milik warga hangus terbakar.

Dalam video yang beredar, tampak warga mengejar iring-iringan sepeda motor di sekitar gapura Desa Menduran.

Baca Juga: Cukup Tunjukkan Foto, ASN Grobogan Bisa Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Polisi yang berada di lokasi berupaya mengendalikan situasi agar bentrokan tidak meluas.

Salah seorang warga Desa Menduran, Ahmad (40), mengatakan rombongan yang melintas diduga baru pulang dari kegiatan pengesahan anggota perguruan silat.

 Saat itu, warga desa tengah mempersiapkan pelaksanaan haul tokoh agama setempat dengan memasang spanduk dan umbul-umbul.

Menurut Ahmad, rombongan memenuhi badan jalan sambil membunyikan knalpot.

Situasi kemudian memanas setelah terjadi dugaan penganiayaan terhadap warga dan pembakaran sepeda motor.

«"Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengejar rombongan ke arah jalan lingkar Desa Menduran. Beruntung tidak ada korban jiwa karena situasi akhirnya dapat dikendalikan oleh warga bersama aparat kepolisian," ujarnya.»

Informasi yang beredar di masyarakat menyebut rombongan tersebut diduga berasal dari peserta konvoi usai kegiatan pengesahan anggota perguruan silat di Kabupaten Grobogan.

Namun, identitas seluruh peserta masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Brati Iptu Arif Setiawan mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 00.00 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, rombongan yang melintas dari arah lokasi kegiatan di Desa Putatsari diduga menghampiri warga yang sedang berkumpul di Desa Menduran.

Polisi menduga terjadi aksi perusakan, pemukulan terhadap warga, serta pembakaran satu unit sepeda motor Honda Revo milik warga setempat.

 Sebelum motor tersebut dibakar, beberapa kendaraan lain yang terparkir di depan warung juga dilaporkan sempat dijatuhkan.

Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki motif kejadian tersebut.

Laporan dari pemilik sepeda motor telah diterima, sementara kerugian yang tercatat masih berupa kerusakan materiil karena belum ada laporan korban luka.

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budiarto membenarkan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

 Penyidik juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta bukti-bukti, termasuk rekaman video yang beredar di media sosial.

Sementara itu, Wakil Ketua I Pagar Nusa Grobogan, Maslehan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Grobogan dan PCNU atas insiden tersebut.

Ia menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah seluruh peserta konvoi merupakan anggota resmi Pagar Nusa karena identitas para pelaku masih perlu diverifikasi.

Maslehan juga mengimbau seluruh anggota Pagar Nusa untuk menjaga nama baik organisasi dengan menjunjung nilai-nilai akhlakul karimah, menaati hukum, serta menghindari tindakan yang merugikan masyarakat maupun mencoreng nama baik organisasi. (mun)

Editor : Abdul Rochim
bentrokan pesilat konvoi pesilat Pagar Nusa Grobogan motor dibakar grobogan