Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Minus Growth! PDAM Grobogan Tak Rekrut Pegawai Baru Meski 100 Karyawan Pensiun

Intan Maylani Sabrina • Selasa, 23 Juni 2026 | 20:53 WIB
(Plt Direktur Perumda Purwa Tirta Dharma Grobogan Heru Dwi Cahyono)
(Plt Direktur Perumda Purwa Tirta Dharma Grobogan Heru Dwi Cahyono)

GROBOGAN – Perumda Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan menerapkan kebijakan minus growth dalam pengelolaan sumber daya manusia. 

Meski hampir 100 karyawannya telah memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan daerah tersebut tetap tidak membuka rekrutmen pegawai baru sebagai langkah menjaga efisiensi dan kesehatan keuangan perusahaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Purwa Tirta Dharma Grobogan Heru Dwi Cahyono mengatakan, kebijakan itu telah dijalankan selama beberapa tahun terakhir. 

Jumlah pegawai yang semula sekitar 350 orang kini menyusut menjadi 252 orang karena banyak yang telah purna tugas.

"Dari beberapa tahun lalu ada sekitar 350 karyawan, sekarang tinggal 252 orang. Mereka sudah purna tugas. Bisa dicek, kami sudah beberapa tahun ini tidak pernah membuka rekrutmen," ujarnya.

Menurut Heru, langkah tersebut merupakan strategi perusahaan untuk menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Efisiensi dinilai penting agar Perumda tetap mampu membukukan laba, terlebih tarif air bersih belum pernah mengalami penyesuaian selama 13 tahun.

Ia mengungkapkan, kenaikan tarif terakhir dilakukan pada 2013. 

Hingga kini perusahaan memilih tidak menaikkan tarif meski biaya operasional terus meningkat.

"Terakhir naik itu tahun 2013. Padahal kalau tarif naik Rp200 saja sudah bisa menambah laba. Tapi itu tidak kami lakukan," katanya.

Saat ini Perumda Purwa Tirta Dharma melayani sekitar 36 ribu sambungan rumah (SR) di berbagai wilayah Kabupaten Grobogan.

Meski masih terdapat potensi penambahan pelanggan, perusahaan belum menargetkan peningkatan jumlah sambungan rumah dalam waktu dekat.

Heru juga menjelaskan bahwa penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Grobogan sepenuhnya dimanfaatkan untuk investasi dan pengembangan infrastruktur, bukan untuk membiayai operasional perusahaan.

Dana tersebut antara lain digunakan untuk revitalisasi jaringan pipa, pembaruan sarana dan prasarana, serta peningkatan keandalan distribusi air bersih kepada masyarakat.

"Penyertaan modal itu untuk investasi, salah satunya revitalisasi pipa-pipa. Kalau operasional perusahaan berasal dari pembayaran pelanggan," jelasnya.

Selain melayani kebutuhan rumah tangga, Perumda juga memasok air bersih bagi sektor industri. 

Salah satu pelanggan korporasi yang saat ini memanfaatkan layanan tersebut adalah PT Pungkook.

"Mereka membutuhkan air untuk kebutuhan karyawan. Air diambil sendiri menggunakan armada mereka dan membeli dari kami. Selama ada kebutuhan, tentu kami siap melayani," pungkas Heru. (int)

Editor : Admin
#minus growth #pdam #grobogan #sdm #karyawan