BLORA - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 1 Sendangharjo tampak tak biasa.
Para siswa bukan belajar di ruang kelas, melainkan bertempat di rumah-rumah warga.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Pati, SDN 1 Sendangharjo Blora masih dalam keadaan renovasi.
Terpampang papan proyek revitalisasi sekolah dengan anggaran pemerintah sebesar Rp 993 juta.
Baca Juga: Bukan MPLS Biasa, SD 5 Karangbener di Kudus Guru Jadi Punokawan
Kepala Sekolah SDN 1 Sendangharjo Siswanto mengatakan, kegiatan belajar mengajar siswa SDN 1 Sendangharjo di rumah-rumah warga akan berlangsung selama dua bulan.
Ada sebanyak 163 murid akan tetap belajar di rumah warga sampai proses revitalisasi selesai.
“Iya, jadi sesuai dengan program revitalisasi itu selama 120 hari, dan mungkin dua bulan lagi sudah menempati ruang kelas baru,” ucapnya.
Ia menambahkan, untuk enam ruang kelas dilakukan renovasi. Beberapa kelas ada yang didekat area dan lainnya sedikit jauh.
“Ruang kelasnya itu direnovasi semua, untuk jaraknya masih ada yang dekat dan ada yang jauh dari sekolah. KBM di rumah warga juga tidak dipungut biaya,” ujarnya.
Siswanto menjelaskan, untuk rumah warga yang dipakai kegiatan belajar itu secara sukarela. Warga yang memberikan tempat untuk pembelajaran sehari-hari.
“Kegiatan belajar mengajar sudah dikoordinasikan dengan semua pihak termasuk wali murid. Semuanya sudah sepakat dan sudah memaklumi kondisi sekolah seperti ini,” tuturnya.
Bunda PAUD Kabupaten Blora Ainia Shalichah menyampaikan, proses kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Sendangharjo tidak ada permasalahan.
Meskipun ruang pembelajaran memakai rumah warga.
“Anak-anak tetap menyenangkan dan memahami kondisi dengan baik. Guru-guru juga sudah menjelaskan kepada muridnya untuk bersabar dan nanti akan ada kelas baru untuk ditempati,” ujarnya. (ari)