Gol Menit 90+4 Gagalkan Kemenangan! Persija Jakarta dan Borneo FC Samarinda Berbagi Poin 2–2 di JIS
Mahendra Aditya Restiawan• Selasa, 3 Maret 2026 | 22:36 WIB
Persija Jakarta Vs Borneo FC
JAKARTA - Duel panas tersaji di Jakarta International Stadium saat Persija Jakarta menjamu Borneo FC Samarinda dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan berakhir imbang 2–2 setelah drama tercipta hingga masa injury time.
Laga ini menyuguhkan pertarungan terbuka, penuh kartu, serta perubahan momentum yang terjadi dalam hitungan menit.
Paruh Pertama: Tekanan Tinggi, Skor Tetap Kacamata
Sejak awal, kedua tim tampil agresif. Borneo lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 57 persen, sedangkan Persija mencoba menekan lewat intensitas dan situasi bola mati.
Beberapa peluang muncul sebelum turun minum. D. Pamungkas sempat mengancam di menit ke-38, disusul upaya Mariano Peralta pada menit ke-43.
Jordi Amat juga memiliki kesempatan emas di masa tambahan waktu babak pertama.
Meski peluang tercipta, tak satu pun berbuah gol. Skor 0–0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Empat Gol dan Pergeseran Momentum
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah drastis.
47’ – Persija Memimpin
Gustavo sukses memanfaatkan umpan matang dari Pamungkas dan membawa tuan rumah unggul 1–0. Gol cepat itu membuat Persija tampil lebih percaya diri.
62’ – Borneo Menyamakan Skor
Juan Villa mencetak gol balasan setelah menerima assist dari Caxambu.
Kedudukan kembali imbang 1–1 dan laga kembali terbuka.
74’ – Tim Tamu Berbalik Unggul
Fabio Silva membawa Borneo memimpin 2–1 lewat kerja sama apik dengan Jean Mota.
Situasi ini membuat Persija berada dalam tekanan besar di sisa waktu pertandingan.
Pergantian pemain dilakukan kedua kubu demi menjaga tempo.
Beberapa nama masuk untuk menambah daya gedor maupun memperkuat pertahanan.
90+4’ – Gol Dramatis Penyelamat
Saat kemenangan Borneo sudah di depan mata, Persija mencetak gol penyeimbang di menit 90+4.
Gol di detik-detik akhir itu memaksa laga berakhir sama kuat 2–2.
Statistik Laga: Agresif vs Efisien
Secara statistik, Borneo unggul dalam penguasaan bola (57%).
Namun Persija lebih banyak menciptakan peluang dengan tujuh tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran.
Borneo tampil sangat efektif. Dari dua tembakan tepat sasaran, keduanya berbuah gol.
Laga ini juga berlangsung keras dengan total sembilan kartu kuning—enam untuk Persija dan tiga bagi Borneo.
Data tersebut menunjukkan kontras gaya bermain: Persija agresif dan menekan, sementara Borneo lebih sabar dan memaksimalkan peluang yang ada.
Implikasi Hasil
Hasil imbang ini membuat persaingan papan atas tetap ketat.
Kedua tim gagal mengamankan tiga poin penuh yang sangat krusial dalam perebutan posisi elite klasemen.
Persija patut diapresiasi karena mampu bangkit di ujung laga.
Di sisi lain, Borneo harus menelan kekecewaan setelah keunggulan mereka sirna di masa tambahan waktu.
Skor 2–2 menjadi gambaran duel dua kekuatan besar yang sama-sama enggan menyerah.
Empat gol tercipta, tensi tinggi terasa sepanjang pertandingan, dan drama hadir hingga detik terakhir.
Pertandingan ini sekali lagi membuktikan bahwa sepak bola tak pernah benar-benar selesai sampai wasit meniup peluit akhir. ⚽????