Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kejar PAD Rp 1 Miliar, Dishub Grobogan Optimalkan 160 Titik Parkir Tepi Jalan

I
PARKIR: Parkir tepi jalan yang ada di Jalan R Suprapto, Purwodadi. (INTAN MAYLANI/RADARPATI.ID)
PARKIR: Parkir tepi jalan yang ada di Jalan R Suprapto, Purwodadi. (INTAN MAYLANI/RADARPATI.ID)

Advertisement

GROBOGAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan terus mengoptimalkan pengelolaan parkir tepi jalan untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 1,046 miliar.

Kabid Prasarana dan Keselamatan Dishub Grobogan, Happi Nugrah Suspantara, mengatakan tahun ini PAD parkir tepi jalan lebih tinggi dibanding capaian tahun sebelumnya sehingga membutuhkan upaya ekstra dalam pengelolaannya.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari penguatan pengawasan di lapangan hingga penerapan sistem pembayaran non tunai melalui QRIS yang saat ini mulai diuji coba di kawasan Alun-alun Purwodadi.

Advertisement

Menurutnya, digitalisasi parkir menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan retribusi sekaligus memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

"Saat ini QRIS masih dalam tahap uji coba di sekitar Alun-alun Purwodadi. Nantinya akan dikembangkan ke Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Sutomo, kemudian merambah ke Jalan R Suprapto serta Jalan Ahmad Yani," ujarnya.

Menurut Happi, optimalisasi pendapatan parkir dilakukan melalui pengelolaan 160 titik parkir tepi jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Grobogan.

Advertisement

Untuk mendukung pengawasan, Dishub juga memiliki 16 koordinator parkir yang bertugas melakukan pembinaan serta pemantauan terhadap juru parkir di lapangan. Agar pengelolaan retribusi berjalan sesuai ketentuan.

Meski demikian, upaya mengejar target PAD tidak lepas dari sejumlah tantangan.

Salah satu kendala yang dihadapi adalah menurunnya aktivitas ekonomi di beberapa kawasan akibat banyaknya pertokoan yang tutup.

"Kondisi itu tentu berpengaruh terhadap pendapatan parkir. Bahkan saat ini sudah ada beberapa titik yang pendapatannya mengalami penurunan," kata Happi.

Advertisement

Artikel Terkait

Grobogan Bawa 15 Usulan Prioritas di Rembug Pembangunan Provinsi Jateng, Nilainya Tembus Rp 88 Miliar

Grobogan Bawa 15 Usulan Prioritas di Rembug Pembangunan Provinsi Jateng, Nilainya Tembus Rp 88 Miliar

GROBOGAN – Pemkab Grobogan mengajukan bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 88,197 miliar dalam Rembug Pembangunan Daerah Jawa Tengah Wilayah Kedungsepur Tahun 2026 yang digelar di Pendapa Kabupaten Grobogan,

Rembug Pembangunan 2026, Bupati Grobogan Keluhkan Banjir dan Jalan Rusak

Rembug Pembangunan 2026, Bupati Grobogan Keluhkan Banjir dan Jalan Rusak

GROBOGAN – Bupati Grobogan Setyo Hadi menyampaikan sejumlah persoalan krusial daerah saat menjadi tuan rumah Rembug Pembangunan Daerah Jawa Tengah Wilayah Kedungsepur Tahun 2026 yang digelar di Pendapa Kabupaten Grobogan

Lima Jabatan Pimpinan di Grobogan Diperebutkan 18 Pelamar, Ini Formasinya

Lima Jabatan Pimpinan di Grobogan Diperebutkan 18 Pelamar, Ini Formasinya

Seleksi terbuka JPT Pratama Pemkab Grobogan memasuki tahap administrasi. Sebanyak 15 pelamar bersaing memperebutkan lima jabatan strategis, termasuk posisi Kepala DPMPTSP.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer