Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Grobogan Agro Expo Resmi Comeback, Ada Teknologi Pertanian Masa Kini

I
Penulis: Intan Maylani❯
MENGECEK: Plt Kepala Dispertan Grobogan Kukuh Prasetyo Rusadi saat meninjau lokasi bakal Grobogan Agro Expo (GAE).
MENGECEK: Plt Kepala Dispertan Grobogan Kukuh Prasetyo Rusadi saat meninjau lokasi bakal Grobogan Agro Expo (GAE).

Advertisement

GROBOGAN– Setelah sempat vakum pada 2025, kegiatan pameran pertanian bertajuk Grobogan Agro Expo (GAE) ke-8 Tahun 2026 dipastikan kembali digelar. 

Event tahunan tersebut akan berlangsung pada 3-7 Juni 2026 di lingkungan Dinas Pertanian (Dispertan) Grobogan.

Tahun ini, GAE hadir dengan konsep lebih modern melalui pameran teknologi smart farming yang memudahkan petani dalam mengelola tanaman.

Advertisement

Plt Kepala Dinas Pertanian Grobogan Kukuh Prasetyo Rusadi mengatakan, salah satu teknologi yang akan dipamerkan yakni sistem penyiraman tanaman berbasis aplikasi handphone.

“Jadi nanti ada teknologi terkait kemudahan proses penyiraman. Untuk penyiraman tanaman cukup diperintah melalui aplikasi di handphone,” jelas Kukuh.

Tak hanya itu, puluhan stand juga akan menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian unggulan.

Advertisement

Mulai dari alat dan mesin pertanian (alsintan), tanaman hortikultura, benih, pupuk, UMKM hingga komoditas padi, jagung dan kedelai (Pajale).

Pengunjung juga akan mendapat edukasi tentang berbagai jenis tanaman buah yang cocok dikembangkan di Kabupaten Grobogan.

Di antaranya kelengkeng, mangga hingga alpukat dengan varietas unggulan.

“Kalau alpukat biasanya cocok di dataran tinggi seperti di Jatipohon dan Kemadohbatur,” ujarnya.

Selain sebagai ajang edukasi, expo tersebut juga menjadi tempat penjualan hasil pertanian dan bibit tanaman unggulan. Seperti kelengkeng, mangga, melon hingga berbagai benih tanaman berkualitas.

Advertisement

Artikel Terkait

Masjid Jabalul Khoir Simpang Lima Purwodadi Grobogan Konsisten Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban

Masjid Jabalul Khoir Simpang Lima Purwodadi Grobogan Konsisten Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban

GROBOGAN — Di tengah tingginya penggunaan kantong plastik saat pembagian daging kurban, Masjid Jabalul Khoir Simpang Lima Purwodadi tetap konsisten memakai kemasan ramah lingkungan berupa besek bambu dan daun jati. Tradi

Pemeriksaan Kurban di Grobogan, Temukan Cacing Hati pada Sapi di Beberapa Lokasi

Pemeriksaan Kurban di Grobogan, Temukan Cacing Hati pada Sapi di Beberapa Lokasi

Pemeriksaan Post Mortem Kurban di Grobogan, Temukan Cacing Hati pada Sapi di Toroh dan Geyer

MONITORING HEWAN KURBAN, Disnakkan Grobogan Temukan 11 Hewan Belum Cukup Umur

MONITORING HEWAN KURBAN, Disnakkan Grobogan Temukan 11 Hewan Belum Cukup Umur

Disnakkan Grobogan menemukan 11 hewan kurban belum cukup umur saat pemeriksaan jelang Iduladha 1447 Hijriah. Pengawasan kesehatan dan usia hewan terus dilakukan hingga hari penyembelihan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer