Ribuan Ompreng MBG di Blora Ditolak, Menu MBG Dibuang


MENU DITOLAK: Ribuan menu MBG dari SPPG Sukorejo yang siap didistribusikan ke penerima manfaat namun ditolak. //ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI
" width="100%">
BLORA – Ribuan porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2 terpaksa dibuang setelah ditolak oleh SMAN 1 Tunjungan, Selasa (8/9).
Penolakan dilakukan setelah sejumlah siswa mengeluhkan sakit perut dan pusing.
Kepala SPPG Sukorejo 2 Ahmad Afif Jaelani mengatakan, menu MBG yang disiapkan pada Selasa tersebut terdiri atas nasi, nugget ayam, tahu kecap, jeruk, serta tumis wortel dan jagung.
Setelah menerima informasi adanya keluhan dari siswa SMAN 1 Tunjungan, pihak SPPG bersama akuntan dan aslap menghentikan pendistribusian MBG untuk sekolah tersebut.
Total terdapat 1.180 penerima manfaat yang tidak menerima makanan pada hari itu.
”Untuk bahan baku yang sudah matang itu kami buang untuk dijadikan limbah. Untuk food cost pembayarannya tidak dihitung. Jadi, perhitungan uang untuk 1.180 penerima manfaat di SMAN 1 Tunjungan dikembalikan ke negara,” ujarnya.
Ahmad menjelaskan, total penerima manfaat yang dilayani SPPG Sukorejo 2 mencapai 2.611 orang.
Namun, pada hari tersebut penghentian distribusi hanya dilakukan untuk penerima manfaat di SMAN 1 Tunjungan.
Menu yang telah dimasak kemudian dibuang menjadi limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukorejo.



