5.501 Rumah Masuk Program Bedah Rumah di Blora, Baru 900 Unit Dapat Material


BLORA – Program bedah rumah di Kabupaten Blora masih terus berjalan. Dari total 5.501 rumah yang masuk daftar penerima bantuan, hingga kini baru sekitar 900 unit yang telah mendapatkan droping material.
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora Mohammad Arif Hidayat mengatakan, pelaksanaan program tersebut saat ini telah memasuki tahap ke-15.
“Dari 5.501 rumah, yang sudah droping material ada sekitar 900,” ujarnya.
Baca Juga: DPR RI Bahas RUU Perampasan Aset, Edy Wuryanto Berharap Pemberantasan Korupsi Makin Efektif
Menurut Arif, proses validasi menjadi salah satu faktor yang membuat penyaluran bantuan membutuhkan waktu.
Tim fasilitator harus memastikan setiap calon penerima memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebelum bantuan disalurkan.
“Persyaratannya sangat rumit, jadi banyak yang tidak lolos verifikasi,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah kini memberikan kemudahan terkait salah satu persyaratan kepemilikan lahan.
Sertifikat tanah yang masih menjadi satu dengan sertifikat milik orang tua tetap dapat digunakan sebagai syarat penerima bantuan. Namun, dokumen tersebut harus dilengkapi surat keterangan dari pemerintah desa.
“Sekarang boleh pakai sertifikat yang nempel dengan yang lain, namun disertai keterangan dari desa,” katanya.
Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) Nomor 6 Tahun 2026.



