Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

TERNYATA Ini yang Dikhawatirkan Suporter Persiku Kudus Bila Pemilik Saham Mayoritas Berganti

Abdul Rochim • Selasa, 19 Mei 2026 | 20:08 WIB


TANDA TANYA: Suporter memberikan dukungan kepada tim Persiku di Stadion Wergu Wetan. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar PATI)
TANDA TANYA: Suporter memberikan dukungan kepada tim Persiku di Stadion Wergu Wetan. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar PATI)

KUDUS - Suporter Persiku Kudus mulai was-was dengan nasib Persiku yang sahamnya akan dilepas oleh manajemen secara prioritas.

Publik sepak bola Kudus menakutkan ketika lisensi klub Persiku dijual dan berganti nama.

Ketua SMM Kudus, Krisna Andrian telah mendengar kabar kepemilikan saham manajemen Persiku mayoritas akan dilepas pada musim depan.

Baca Juga: BUKA INVESTOR BARU, Manajemen Persiku Kudus Lepas Saham Mayoritas untuk Liga 2 Musim Depan

Dengan hal itu, menimbulkan tanda tanya besar nasib Persiku pada musim depan.

Krisna mengkhawatirkan, ketika nantinya investor baru akan memindahkan lisensi klub Persiku.

Kasus tersebut telah terjadi seperti nasib Persikas Subang yang kini berganti nama Sumsel United.

”Kami khawatir ketika saham mayoritas dilepas dan tidak ingin terjadi seperti klub di Jawa Barat,” katanya.

Suporter berharap kepada calon investor nanti bisa memikirkan perasaan publik pecinta Persiku.

Loyalitas suporter akan diberikan secara penuh kepada Persiku di musim depan.

Selain itu, dia berkeinginan kepada calon investor agar Persiku bisa berkandang di Jawa Tengah.

Salah satu opsi stadion yang bisa digunakan adalah di Stadion dr. H. Moch. Subroto, Kota Magelang.

”Kami berharap Persiku tidak bermain di Jawa Barat, karena ketika kami menonton ongkos lebih terjangkau,” ungkapnya.

Ketika Persiku bermain di Jawa Barat maka jarak tempuh begitu jauh.

Suporter akan berpikir dua kali memberikan dukungan secara langsung. Lantaran laga kandang tersebut serasa pertandingan away.

Sementara itu, Direktur Utama PT Resmi Amirul Fuad Adha menyatakan, manajemen akan melepas saham mayoritasnya.

Baca Juga: Striker EPA Persiku Berpotensi Jadi Top Skor EPA Pegadaian Championship U-19

Meski dilepas, manajemen tetap memiliki saham di Persiku di bawah 30 persen saja.

Selain itu, kata Fuad, memastikan calon investor tetap menjamin nasib Persiku di musim depan.

Setidaknya Persiku bisa bertahan di Liga dua, syukur-syukur bisa promosi ke Liga 1.

”Kami memastikan Persiku kalau bisa bertahan di Liga 2, syukur bisa terpeleset ke Liga 1,” katanya.

Diketahui, terkait alasan manajeman musim lalu melepas saham mayoritas adalah berkaca pada performa tim Persiku yang kurang maksimal selama dua musim di Liga 2.

Pada musim pertamanya, manajemen mentargetkan Persiku bisa bersaing di papan atas.

Namun kenyataannya tim Macan Muria harus beradu nasib di play off degradasi.

Hal serupa juga dialami musim kedua. Persiku juga harus terseok-seok di papan bawah klasmen.

Beruntung perombakan yang cepat, manajemen berhasil menyelmatkan Persiku dan tidak terdegradasi.

”Untuk antusias penonton yang datang juga naik turun. Ketika sepi penonton maka manajemen harus memback-up biaya operasional pertandingan,” katanya. (gal/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#liga 1 BRI Super League #saham mayoritas persiku #Liga 2 championship #persiku kudus #Persikas Subang