KUDUS – Persiku Kudus harus menerima hasil kurang memuaskan saat melakoni laga uji coba menghadapi PSD Demak di Stadion Wergu Wetan, Kamis (18/12) sore.
Tim berjuluk Macan Muria itu tumbang dengan skor 2-4 dari wakil Liga 4 Jawa Tengah tersebut.
Sejak babak pertama, Persiku sudah berada dalam tekanan. Dua gol cepat membuat mereka tertinggal 0-2 saat turun minum.
Memasuki paruh kedua, PSD Demak kembali menambah keunggulan hingga skor berubah menjadi 0-3.
Persiku sempat memberikan perlawanan lewat dua gol yang dicetak Igor Costa.
Salah satunya lahir dari tendangan bebas indah yang memukau penonton di tribun.
Namun kebangkitan tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.
PSD Demak kembali mencetak gol penutup dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 4-2.
Dari sisi permainan, Persiku terlihat belum tampil solid.
Aliran bola dari lini tengah ke lini depan masih kurang efektif, sehingga serangan kerap terputus.
Sebaliknya, PSD Demak mampu memanfaatkan celah dengan skema serangan balik cepat dan terukur.
Pelatih Persiku Kudus, Bambang Pujo Sumantri, menilai hasil uji coba ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih.
Ia mengakui kondisi fisik pemain masih menjadi pekerjaan rumah utama.
“Anak-anak latihan pagi dan sore, jadi aspek fisik memang masih jadi fokus utama,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan, laga uji coba ini sengaja dijalani setelah sesi latihan fisik berat.
Tujuannya untuk mengukur daya tahan pemain saat menghadapi jadwal pertandingan yang padat dengan waktu pemulihan yang terbatas.
“Kami ingin melihat respons pemain dalam kondisi kelelahan, seperti simulasi kompetisi nanti,” jelasnya.
Bambang menegaskan hasil uji coba ini belum bisa dijadikan tolok ukur utama.
Tim pelatih masih memiliki agenda latihan panjang sebelum memasuki tahap materi teknikal dan taktikal.
“Saat ini kami masih fokus ke fisik. Tahapan taktikal dan teknikal akan menyusul,” pungkasnya. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim