JEPARA, Radar Kudus – Penambahan waktu proses renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara sudah berlangsung sejak pertengahan bulan ini.
Dalam penambahan waktu masa renovasi tersebut, pengerjaan lintasan atletik jadi salah satu sasaran pengerjaan.
Namun rupanya, selain pengerjaan lintasan atletik tersebut, penambahan kapasitas pencahyaaan atau lux field of play (FOP) juga dilakukan selama masa penambahan waktu renovasi tersebut.
Itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar melalui Subkor Pembangunan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana Umum Atho`illah kemarin.
”Selain lintasan atletik, juga ada penambahan kapasitas pencahayaan. Dari semula 1.300 lux, menjadi 1.500 lux,” ungkapnya kemarin.
Atho` memastikan, sejatinya dengan kapasitas 1.300 lux itu telah memenuhi regulasi yang diterapkan oleh FIFA dalam standar stadion kelas internasional.
Namun, dengan penambahan kapasitas pencahayaaan tersebut, kondisi stadion saat dimanfaatkan di malam hari bisa lebih terang.
Diketahui, penambahan waktu renovasi tersebut ditargetkan selesai 15 Desember mendatang.
Atho` berharap dengan sisa waktu yang ada pengerjaan renovasi tersebut bisa selesai tepat waktu.
Sehingga nantinya stadion tersebut bisa segera dimanfaatkan.
Sementara itu Arif Sugiharto, Chief Engineer dari PT Sinar Cerah Sempurna mengatakan terkait pembangunan lintasan atletik, pihaknya menggunakan gravel sebagai bahan utamanya.
Lebarnya 7,9 meter dan panjang sekitar 450 meter.
”Lintasan atletik jadinya pakai Gravel, proses pengerjaan saat ini sudah 60 persen, targetnya selesai 15 Desember nanti,” katanya.
Diketahui, proses renovasi stadion tersebut telah dimulai sejak awal tahun ini.
Ada sejumlah pengerjaan yang dilakukan. Mulai dari penambahan akses keluar masuk penonton, penambahan kursi single seati, hingga penggantian lampu stadion.
Dan utamanya, renovasi kali ini menyasar keamanan dan kenyamanan stadion bagi para penonton. (rom/him)