Nasional Pati Jateng Kudus Grobogan Rembang Blora Sepakbola Olahraga Feature Khazanah Life Style Entertainment Wisata Kuliner Muria Raya Tekno

MPLS di Rembang Berlangsung Enam Hari, Dindikpora Luncurkan Operasional Bus Sekolah

Wisnu Aji • Selasa, 14 Juli 2026 | 08:32 WIB

BERI SUNTIKAN SEMANGAT: Achmad Sholchan memberikan arahan dan suntikan semangat pelaksaan MPLS di SD maupun SMP, kemarin. Satu sisi bus sekolah jemput anak sekolah. (WISNU AJI/RADAR PATI)
BERI SUNTIKAN SEMANGAT: Achmad Sholchan memberikan arahan dan suntikan semangat pelaksaan MPLS di SD maupun SMP, kemarin. Satu sisi bus sekolah jemput anak sekolah. (WISNU AJI/RADAR PATI)

REMBANG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Rembang berlangsung selama enam hari.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta didik baru juga mendapatkan materi tambahan mengenai kearifan lokal.

Bersamaan dengan hari pertama MPLS, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Rembang juga meluncurkan operasional bus sekolah.

Baca Juga: Kawasan Ekonomi Esensial Pasarbanggi Rembang Masuk Lokasi Penilaian Konservasi Alam Nasional

Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, meninjau langsung pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 6 Rembang dan SD Negeri Ngotet, Senin (13/7). 

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Bidang SMP Ngadiyono serta Kasi Peserta Didik, Penilaian, dan Kurikulum (PDPK) SD Shofiyah.

Di SMP Negeri 6 Rembang, Sholchan menyapa para peserta didik baru dan memberikan motivasi agar semangat menjalani jenjang pendidikan yang baru.

"Bagaimana rasanya hari pertama menjadi siswa SMP?" tanyanya kepada para siswa.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab serempak oleh para siswa dengan penuh antusias.

"Senang, Pak," jawab mereka kompak.

Selain menyapa siswa, Sholchan juga menanyakan cita-cita, sekolah asal, hingga memberikan doa agar para peserta didik mampu meraih prestasi selama menempuh pendidikan.

Kepala SMP Negeri 6 Rembang, Sholikhah, mengatakan sebanyak 91 siswa baru mengikuti MPLS tahun ini.

Mereka terbagi ke dalam tiga rombongan belajar (rombel).

"Hari pertama diisi pengenalan lingkungan sekolah dan tata tertib. Kegiatan juga melibatkan bapak ibu guru, OSIS, serta narasumber dari puskesmas pada hari kedua. Harapannya mereka menjadi anak-anak yang hebat dan berprestasi," ujarnya.

Achmad Sholchan menjelaskan, seluruh sekolah di Rembang diminta mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang pelaksanaan MPLS Ramah.

Khusus di Kabupaten Rembang, kegiatan MPLS ditambah satu hari untuk memberikan materi tentang budaya dan kearifan lokal.

"Kami ingin MPLS dibuat senyaman dan seaman mungkin. Tidak boleh ada perpeloncoan, apalagi latihan dasar kemiliteran. Intinya siswa baru harus merasa senang, nyaman, dan bahagia berada di sekolah barunya," tegasnya.

Pada tahun ajaran baru ini, Dindikpora juga mulai mengoperasikan bus sekolah sebagai bagian dari program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Harno dan Hanies.

Karena armada masih terbatas, layanan sementara melayani rute Dindikpora Rembang–Kaliombo–Landoh–Sulang (MTs Negeri 3 Sulang)–SMP Negeri 1 Sulang–Ngulahan–Pasedan–SMP Negeri 1 Bulu.

Sekitar 40 siswa menjadi pengguna awal layanan tersebut.

Bus berangkat dari kantor Dindikpora pukul 05.30 WIB dan menjemput siswa di titik-titik pemberhentian yang telah ditentukan.

"Kami memulai dari sekolah-sekolah yang memungkinkan dilalui bus. Penjemputan dilakukan di titik yang sudah ditetapkan, kemudian siswa diantar ke sekolah dan dijemput kembali saat pulang," jelas Sholchan.

Kepala Bidang SMP Dindikpora Rembang, Ngadiyono, menambahkan pihaknya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan mulai TK, SD, hingga SMP agar menerapkan konsep MPLS Ramah.

Selain memuat tambahan materi kearifan lokal, surat edaran tersebut juga menegaskan larangan segala bentuk intimidasi, kekerasan, maupun perpeloncoan selama kegiatan berlangsung.

"Diharapkan kegiatan MPLS berlangsung aman dan nyaman sehingga mampu mewujudkan budaya sekolah yang ramah bagi seluruh peserta didik baru," katanya.

Kunjungan diakhiri di SD Negeri Ngotet Rembang. Kepala sekolah Marfuah mengatakan MPLS tahun ini diikuti satu rombongan belajar.

Hari pertama diisi kegiatan Pagi Ceria, bernyanyi bersama, serta pelepasan balon yang disambut antusias para orang tua siswa yang mengabadikan momen tersebut. (noe/him)

 

Editor : Abdul Rochim
MPLS 2026 MPLS Rembang bus sekolah Rembang kearifan lokal Rembang dindikpora rembang