Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

11 Kopdes di Rembang Jadi Outlet LPG 3 Kg, Perluas Akses LPG Bersubsidi ke Desa

Abdul Rochim • Senin, 22 Juni 2026 | 20:11 WIB

DISTRIBUSI: Petugas menata LPG 3 KG saat distribusikan barang dalam acara operasi pasar di pasar Rembang. (WISNU AJI/RADAR PATI)
DISTRIBUSI: Petugas menata LPG 3 KG saat distribusikan barang dalam acara operasi pasar di pasar Rembang. (WISNU AJI/RADAR PATI)

REMBANG – Sebanyak 11 Koperasi Desa (Kopdes) di Kabupaten Rembang telah resmi bermitra dengan Pertamina dan beroperasi sebagai outlet atau sub pangkalan LPG 3 kilogram.

Kehadiran Kopdes sebagai titik distribusi diharapkan dapat memperluas akses masyarakat desa terhadap LPG bersubsidi.

Kepala Dindagkop UKM Rembang Mohammad Mahfudz menjelaskan, setiap Kopdes yang telah beroperasi memperoleh alokasi sekitar 25 hingga 30 tabung LPG 3 kilogram setiap pekan.

Distribusi dilakukan secara rutin melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh Pertamina.

Meski demikian, belum seluruh Kopdes di Rembang dapat menjalankan fungsi tersebut.

Baca Juga: RS KSH Rembang Jadi Cabang Keempat, Siap Hadirkan Layanan Setara Rumah Sakit Modern

Sejumlah koperasi masih menunggu penyelesaian pembangunan fisik dan penyesuaian administrasi, terutama terkait Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang menjadi syarat dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Menurut Mahfudz, banyak Kopdes yang saat pendirian berbadan hukum menggunakan klasifikasi usaha sebagai pedagang besar atau pengecer, sehingga perlu penyesuaian agar dapat berstatus sebagai outlet atau sub pangkalan LPG resmi.

Setelah persyaratan administrasi terpenuhi, usulan akan diajukan kepada Pertamina melalui Sales Branch Manager (SBM) untuk mendapatkan penetapan sebagai outlet dan memperoleh alokasi distribusi LPG secara berkala.

Mahfudz menegaskan keberadaan Kopdes tidak menambah kuota LPG subsidi Kabupaten Rembang.

Pengelolaan kuota tetap menjadi kewenangan Pertamina yang akan mengatur distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Sementara itu, Sales Branch Manager Rayon 7 Gas Semarang Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah, Raditya Reviandi, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah yang menempatkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai sub pangkalan LPG bersubsidi.

Menurutnya, kehadiran Kopdes bukan untuk mengurangi alokasi yang sudah ada, melainkan memperluas titik distribusi sehingga masyarakat dapat memperoleh LPG lebih mudah dan merata.

Pertamina bersama pemerintah daerah terus berupaya memastikan distribusi LPG subsidi berjalan adil dan tepat sasaran hingga ke tingkat desa.

Program kemitraan ini diharapkan mampu memperkuat peran koperasi desa sekaligus mendukung pemerataan akses energi bersubsidi bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Rembang. (noe)

 
 
Editor : Abdul Rochim
#Kopdes Rembang #LPG 3 kg Rembang #outlet LPG desa #LPG bersubsidi #Koperasi Merah Putih