Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Keluarga Korban Minta Tersangka Pembunuhan di Rembang Dihukum Berat

Abdul Rochim • Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB

BERDUKA: Suasana duka tampak di kediaman Dafa Maulana F di Desa Tegalmulyo, Kragan, Kamis pagi (30/4). (
WISNU AJI/RADAR PATI)
BERDUKA: Suasana duka tampak di kediaman Dafa Maulana F di Desa Tegalmulyo, Kragan, Kamis pagi (30/4). ( WISNU AJI/RADAR PATI)

REMBANG – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Dafa Maulana Firmansyah di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang. 

Tangis keluarga pecah saat jenazah korban tiba di rumah duka pada Kamis (30/4) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Setelah menjalani proses autopsi oleh tim forensik Polda Jawa Tengah di RSUD Rembang, jenazah Dafa langsung dimakamkan oleh pihak keluarga sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Remaja Asal Kragan Rembang Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Korban yang pada Desember mendatang genap berusia 17 tahun itu dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak pernah membuat masalah. 

Sehari-hari, ia tinggal bersama ibu, adik, dan ayah sambungnya, serta tetap memiliki hubungan dekat dengan ayah kandungnya yang rumahnya berdekatan.

Ayah kandung korban, Karbini yang akrab disapa Satta, mengaku sangat terpukul atas kepergian putranya.

Ia menceritakan bahwa terakhir kali melihat Dafa pada Sabtu siang sekitar pukul 11.00 WIB saat korban berpamitan untuk membantu temannya mengantar seseorang ke Desa Gandri.

Keluarga mulai khawatir karena hingga malam hari Dafa tidak kunjung pulang.

Komunikasi juga terputus karena korban tidak membawa telepon genggam saat pergi.

Menurut Karbini, anaknya tidak memiliki hubungan ataupun masalah dengan pelaku.

Dafa disebut hanya berniat menolong temannya tanpa mengetahui siapa orang yang diantarnya.

Ia menegaskan bahwa putranya merupakan sosok penurut dan tidak pernah terlibat persoalan apa pun.

Karena itu, keluarga sangat terpukul atas kejadian tragis yang menimpa korban.

Pencarian yang dilakukan keluarga secara mandiri berakhir tragis ketika Karbini sendiri menemukan jasad putranya.

Baca Juga: Remaja Hilang di Rembang Ditemukan Tewas, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Peristiwa itu menjadi pukulan berat bagi seluruh keluarga yang masih berusaha menerima kenyataan pahit tersebut.

Atas kejadian itu, pihak keluarga meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

Bahkan, Karbini berharap pelaku dapat dijatuhi hukuman mati sebagai bentuk keadilan atas hilangnya nyawa anaknya.

Selain menuntut hukuman maksimal, keluarga juga berharap adanya tanggung jawab moral dari pihak keluarga pelaku atas peristiwa tersebut.

Saat ini, kasus pembunuhan tersebut masih ditangani pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut, sementara keluarga korban berusaha tegar menghadapi kehilangan putra tercinta yang dikenal santun dan tidak neko-neko. (noe/ali)


Editor : Abdul Rochim
#pembunuhan remaja Rembang #pelaku pembunuhan Kragan #Dafa Maulana Firmansyah #keluarga korban Dafa #kasus pembunuhan Rembang