Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Los Relokasi Pedagang Pasar Rembang Masih Terbengkalai, Pelataran Dipenuhi Rumput Ilalang

Abdul Rochim • Selasa, 28 April 2026 | 15:13 WIB

KURANG TERAWAT: Potret los calon pedagang pasar Rembang di lokasi relokasi pasar hewan Rembang ditumbuhi rumput ilalang. (WISNU AJI/RADAR PATI)
KURANG TERAWAT: Potret los calon pedagang pasar Rembang di lokasi relokasi pasar hewan Rembang ditumbuhi rumput ilalang. (WISNU AJI/RADAR PATI)

REMBANG – Bangunan los untuk calon pedagang Pasar Rembang di lokasi relokasi Pasar Hewan Sumberjo, Kecamatan Rembang, hingga kini belum dimanfaatkan.

Sejak disiapkan pada November 2025 lalu, area tersebut masih terbengkalai dan pelatarannya dipenuhi rumput ilalang.

Pada 2026, rencana penambahan los di lokasi relokasi tersebut masih belum bisa dipastikan. 

Baca Juga: HADIRILAH! Kartini Mengaji di Rembang Hadirkan Ning Umi Lailatul Rahmah

Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkopukm) Kabupaten Rembang masih menerapkan langkah “wait and see” sambil menunggu kepastian alokasi anggaran pembangunan Pasar Rembang dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kepala Dindagkopukm Rembang Mohammad Mahfudz menjelaskan, penyediaan lokasi relokasi merupakan kewajiban pemerintah daerah sebelum pembangunan pasar dilakukan.

“Relokasi itu menjadi syarat utama. Tempatnya harus sudah tersedia sebelum pembangunan pasar dimulai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (27/4).

Selain itu, lokasi yang akan digunakan juga harus dalam kondisi bersih dari aktivitas pedagang serta tidak ada lagi aset yang belum dihapuskan.

Hal tersebut menjadi bagian dari ketentuan dalam proses pembangunan pasar.

Mahfudz menambahkan, pelaksanaan relokasi masih menunggu keputusan final terkait alokasi anggaran dari Kementerian PU.

Karena itu, penambahan fasilitas di lokasi relokasi belum bisa dilakukan secara penuh.

Los yang saat ini sudah berdiri merupakan hasil pembangunan dari anggaran perubahan tahun 2025.

Pada tahun 2026, sebenarnya direncanakan ada tambahan pembangunan los lagi, namun pelaksanaannya tetap menunggu kepastian anggaran pusat.

Untuk persiapan relokasi, Pemkab Rembang telah mengalokasikan dana sekitar Rp 500 juta.

Sementara dalam anggaran induk 2026, disiapkan sekitar Rp 1 miliar untuk melanjutkan pembangunan, dengan kemungkinan penambahan sesuai kebutuhan.

Namun, menurut Mahfudz, pelaksanaan pembangunan tambahan tetap harus menunggu pagu resmi dari APBN melalui Kementerian PU agar lebih efektif.

“Kami sudah melaporkan kepada bupati. Kalau pada Juni nanti sudah ada kepastian anggaran dari APBN, pembangunan bisa langsung dilaksanakan. Jika belum ada alokasi pada 2026, kemungkinan baru terealisasi pada 2027,” jelasnya.

Ia juga mengakui adanya kemungkinan refocusing anggaran daerah pada 2026 sehingga beberapa kegiatan bisa dialihkan untuk prioritas lain.

Sementara itu, los yang sudah dibangun saat ini belum digunakan secara optimal. Pihaknya telah meminta petugas untuk membersihkan area tersebut, termasuk menyemprot rumput liar agar lokasi tetap terawat meski belum difungsikan.

Untuk sementara, area tersebut masih digunakan sebagai pasar hewan. Rencana pemindahan aktivitas pasar hewan dari hari Kamis ke Pasar Hewan Pamotan juga masih tertunda karena lokasi lama masih tetap beroperasi.

“Kalau sudah digunakan penuh, baru pasar hewan akan digeser ke Pamotan,” pungkasnya. (noe)

Editor : Abdul Rochim
#pasar hewan sumberjo #Dindagkopukm #relokasi pedagang #rembang