PATI – Universitas Safin Pati (USP) menggelar acara tasyakuran dan buka puasa bersama dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-2 di Pendopo Kampus USP pada Sabtu (8/3/2025) sore.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Pembina Yayasan Safin Bina Bangsa H. Saiful Arifin, Rektor USP DR. Drs. Murtono, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati KH. Ahmad Syaiku, serta para tamu undangan, dosen, guru, pelatih Safin Pati Sports School, dan mahasiswa-mahasiswi USP.
Dalam sambutannya, Rektor USP, DR. Drs. Murtono, mengungkapkan harapannya agar universitas ini terus berkembang pesat.
“Saat ini, meski baru berusia dua tahun, jumlah mahasiswa yang terdaftar di Pangkalan Data DIKTI sudah mencapai 1.210. Ini merupakan jumlah terbesar di Pati. Target kami di tahun ketiga adalah 2.500–3.000 mahasiswa, dan di tahun keempat kami berharap mencapai 4.000 mahasiswa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar angan-angan, melainkan rencana yang telah dipersiapkan dengan matang.
“Saat ini, calon mahasiswa baru yang mendaftar untuk bulan Agustus mendatang sudah hampir mencapai 200 orang. Target kami tahun ini adalah 1.000–1.500 mahasiswa,” tambahnya.
Ia juga berharap agar USP dapat menjadi universitas besar yang mampu mewadahi cita-cita masyarakat Kabupaten Pati.
Sementara itu, Pembina Yayasan Safin Bina Bangsa, H. Saiful Arifin, mengajak seluruh elemen yang hadir untuk memberikan dukungan penuh demi kemajuan USP.
“Mari kita saling mendukung dan memperkuat USP agar menjadi universitas besar. Dalam dua tahun, kami sudah memiliki 16 program studi. Ke depan, kami akan menambah program studi yang dibutuhkan masyarakat. Kami akan terus bekerja keras untuk mencapai hal ini,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Safin ini juga mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan Yayasan Safin Bina Bangsa.
“Secara progres, dalam lima tahun usia yayasan dan dua tahun usia universitas, kami sudah memiliki TK/PAUD, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. TK/PAUD kami gratiskan sepenuhnya bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa dari lebih dari 1.200 mahasiswa USP saat ini, sekitar 100 mahasiswa memperoleh beasiswa dari yayasan.
“Saya bercita-cita agar tidak ada lagi anak dari desa yang tidak bisa kuliah karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan memang bukan satu-satunya solusi, tetapi bisa menjadi jembatan untuk mengubah nasib,” tegasnya.
Acara ini juga diisi dengan kajian Ramadan bersama KH. Ahmad Syaiku dan diakhiri dengan buka puasa bersama. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab