PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
Masyarakat diminta menerima petugas Badan Pusat Statistik (BPS) serta memberikan data yang jujur, lengkap, dan akurat demi menghasilkan basis data ekonomi yang berkualitas.
Ajakan tersebut disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas Plt Bupati Pati, Senin (13/7).
Baca Juga: Safin Pati U15 Juarai Piala Dunia Anak Indonesia 2026
Kegiatan yang digelar BPS Kabupaten Pati itu bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan sensus sekaligus menghimpun data ekonomi yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Chandra menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bergantung pada BPS maupun pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha.
"Saya mengajak masyarakat dan seluruh pelaku usaha di Kabupaten Pati untuk menerima petugas BPS serta memberikan data yang jujur, lengkap, dan akurat. Partisipasi masyarakat akan sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan," ujarnya.
Menurutnya, data ekonomi yang valid menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas.
"Semakin akurat data yang terkumpul, semakin tepat pula arah kebijakan yang disusun pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Chandra.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPS Kabupaten Pati Yul Ismardani beserta jajaran, serta Plt Ketua TP PKK Kabupaten Pati Dwi Risma Ardhi Chandra.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BPS dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, BPS, masyarakat, dan pelaku usaha, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan Kabupaten Pati yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.(*/him)