Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

KESAKSIAN KORBAN Bongkar Oknum Kiai Cabuli Santri dan Istri Pengikut di Pati, Modus Mengklaim Keturunan Nabi

Abdul Rochim • Senin, 4 Mei 2026 | 12:31 WIB
Kiai inisial AS diduga lakukan pencabulan terhadap 50 santriwati di Tlogowungu, Pati.
Kiai inisial AS diduga lakukan pencabulan terhadap 50 santriwati di Tlogowungu, Pati.

PATI - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum kiai di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus didalami pihak kepolisian. 

Sejumlah korban mulai berani angkat bicara dan mengungkap modus yang diduga dilakukan pelaku berinisial Ashari.

Salah satu korban, Shofi, mengaku telah mengabdi kepada pelaku selama sekitar 11 tahun sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri pada 2018.

Ia menyampaikan kesaksiannya saat aksi warga mendatangi rumah pelaku pada Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga: DUGAAN PENCABULAN Ponpes Tlogowungu Pati: Menteri PPPA Bawa Usulan untuk Tutup Permanen

Menurut Shofi, dirinya bukan hanya menjadi saksi, tetapi juga korban pemerasan.

Selama bertahun-tahun, ia mengaku dipaksa bekerja tanpa menerima upah untuk membangun berbagai fasilitas seperti pondok pesantren hingga musala.

Tak hanya itu, ia juga diminta berbohong kepada orang tuanya agar dapat terus mengalirkan uang kepada pelaku.

Shofi mengungkapkan, kepatuhan para pengikut diduga karena pelaku mengklaim dirinya sebagai sosok wali memiliki kemampuan luar biasa atau “khariqul adah”. 

Pelaku disebut kerap menunjukkan kemampuan yang dianggap di luar nalar, seperti meramal kejadian di masa depan.

Termasuk waktu kematian anggota keluarga hingga prediksi kelahiran bayi.

Selain itu, pelaku juga mengaku sebagai keturunan nabi sehingga harus dihormati dan dimuliakan.

Kepercayaan tersebut diduga dimanfaatkan untuk mengendalikan para pengikutnya.

Dalam kesaksiannya, Shofi juga mengaku kerap menyaksikan tindakan asusila yang dilakukan pelaku, baik terhadap santriwati maupun istri dari para pengikutnya.

Baca Juga: PCNU Pati Sebut Ponpes Ndolo Kusumo yang Pengasuh Terduga Pencabulan terhadap Santri Tidak Milik NU

Ia berharap pengakuannya dapat mendorong korban lain yang selama ini masih takut agar berani melapor.

Menurutnya, para korban diduga mengalami intimidasi sehingga enggan mengungkapkan kejadian yang dialami.

Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap lebih jauh kasus yang meresahkan masyarakat tersebut. (*/him)


Editor : Abdul Rochim
#oknum kiai Pati #kasus pelecehan Tlogowungu #Ashari tersangka #modus pemerasan pesantren #korban pelecehan santriwati