Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Wagub Jateng Serahkan Surat Tugas Plt Bupati Pati, Begini Pesan untuk Risma Ardhi Chandra

Abdul Rochim • Rabu, 21 Januari 2026 | 14:31 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menyerahkan SK Plt Bupati Pati kepada Risma Ardhi Chandra di Pendapa Pati, Rabu (21/1).
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menyerahkan SK Plt Bupati Pati kepada Risma Ardhi Chandra di Pendapa Pati, Rabu (21/1).

PATI – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara resmi menyerahkan surat tugas kepada Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen sebagai tindak lanjut atas kondisi pimpinan daerah yang berhalangan menjalankan tugas.

Taj Yasin menjelaskan, penunjukan Plt Bupati Pati telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 66, yang mengatur bahwa apabila kepala daerah berhalangan, maka wakil bupati atau wakil wali kota menjalankan tugas dan kewenangannya.

“Hari ini kami menyerahkan surat tugas kepada Mas Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati Pati. Sesuai undang-undang, ketika pimpinan berhalangan, wakil bupati menggantikan untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan,” ujar Taj Yasin.

Ia menegaskan, prioritas utama pemerintah provinsi adalah memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pati tidak terganggu.

Bahkan, Taj Yasin meminta agar pelayanan kepada masyarakat semakin ditingkatkan, terlebih di tengah kondisi bencana banjir yang masih melanda sejumlah wilayah.

“Saat ini Pati masih menghadapi banjir. Alhamdulillah, berdasarkan laporan Polres, dari sebelumnya 12 kecamatan terdampak, kini tersisa enam kecamatan. Pemerintahan harus tetap hadir dan bekerja lebih semangat,” katanya.

Taj Yasin menambahkan, penugasan Plt Bupati Pati berlaku selama satu tahun dan akan dievaluasi sesuai ketentuan.

Ia juga menyinggung kasus dugaan jual beli jabatan yang tengah menjadi perhatian publik.

Wagub mengimbau seluruh kepala daerah dan jajaran di Jawa Tengah untuk tidak melakukan praktik serupa.

“Pakta integritas jangan berhenti di atas kertas. Kami minta komitmen itu benar-benar dijalankan dan diteruskan hingga ke pejabat di masing-masing pemerintah daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia menegaskan siap mengemban amanah dan menjalankan pemerintahan secara kolektif bersama seluruh jajaran.

“Alhamdulillah, amanah ini kami jalankan bersama-sama. Harapan kami, situasi Kabupaten Pati tetap aman dan lancar,” ujar Chandra.

Ia mengungkapkan, terakhir kali bertemu dengan Bupati Pati Sudewo adalah saat kunjungan penanganan bencana di Dukuhseti pada dini hari.

Informasi terkait operasi tangkap tangan yang menjerat Sudewo, menurutnya, baru diketahui keesokan paginya melalui pemberitaan dan media sosial.

Terkait rencana pengisian perangkat desa, Chandra menegaskan bahwa proses tersebut harus dilakukan secara jujur dan transparan.

Hingga saat ini, pihaknya belum membahas teknis pengisian dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), karena fokus utama masih pada penanganan banjir.

“Rencana pengisian perangkat desa kemungkinan pada Juli. Saat ini kami konsentrasi penuh agar Pati segera lepas dari banjir,” katanya.

Sebagai langkah awal, Plt Bupati Pati akan mengumpulkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat untuk memperkuat pakta integritas.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kehormatan daerah dan memperbaiki komunikasi dengan DPRD.

“Yang utama adalah menjaga kehormatan Pati. Percayalah, pemerintah hadir untuk menjaga dan membangun Pati ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (him)

Editor : Abdul Rochim
#SK Plt Bupati Pati #Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra #Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen