Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Belum Genap Dua Minggu Diresmikan, Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Dihantam Hujan Deras!

Alfian Dani • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 07:18 WIB
DICEK:Petugas membenarkan jembatan ambrol di Desa Pelemgede, Pucakwangi.
DICEK:Petugas membenarkan jembatan ambrol di Desa Pelemgede, Pucakwangi.

 

PATI – Ironi terjadi di Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati. Sebuah jembatan baru senilai hampir Rp1,9 miliar yang baru selesai dibangun dua minggu lalu, rusak sebelum sempat diresmikan.

Kerusakan terjadi pada tanggul bagian utara jembatan, yang ambrol akibat derasnya arus sungai setelah hujan berturut-turut mengguyur wilayah Pati selama tiga hari terakhir, sejak Selasa (21/10) hingga Kamis (23/10) malam.

Jembatan tersebut merupakan proyek penggantian jembatan lama di ruas jalan utama yang menghubungkan Desa Sokopuluhan dan Mencon, dikerjakan oleh CV Aji Karya Mukti menggunakan dana APBD Tahun 2025 dengan nilai kontrak lebih dari Rp1,8 miliar dan masa kerja 150 hari kalender sejak 15 Mei 2025.

Kepala Desa Pelemgede, Hadi Mustamar, mengaku warganya sempat berencana mengadakan selamatan syukuran malam sebelum kejadian.

“Jembatan baru selesai dua minggu lalu. Rencananya malam ini mau selamatan, tapi karena tanggulnya ambrol ya ditunda dulu,” ujarnya, Jumat (24/10).

Ia menegaskan bahwa struktur utama jembatan masih aman, hanya pondasi dan tanggul sisi barat yang terkikis dan roboh akibat arus deras.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, memastikan bahwa jembatan masih dalam masa pemeliharaan, sehingga perbaikan segera dilakukan oleh pihak kontraktor.

“Kerusakan terjadi pada talud oprit dan talud jembatan, tapi struktur utamanya aman. Hari ini langsung kami perintahkan untuk diperbaiki,” jelasnya.

Menurut Hasto, penyebab utama ambrolnya tanggul adalah debit air yang tinggi dan urugan tanah yang masih baru, sehingga belum cukup padat menahan tekanan air.

Ia menargetkan perbaikan selesai dalam dua minggu ke depan, agar jalur utama antar-desa kembali normal.

Meski sebagian tanggul rusak, akses bagi kendaraan roda dua masih bisa dilalui. Warga berharap perbaikan dapat segera rampung, karena jembatan itu menjadi jalur vital aktivitas harian masyarakat Pucakwangi dan sekitarnya.

Editor : Alfian Dani
#cuaca ekstrem #hujan deras #jembatan ambrol #pati #pati terkini #pucakwangi #banjir pati #dputr pati #infrastruktur #berita pati #jembatan baru