Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Gerakan 10 Ton Bisa! Tingkatkan Produksi Padi, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Achmad Ulil Albab • Sabtu, 10 Mei 2025 | 18:13 WIB
OPTIMISTIS : Bupati Pati Sudewo bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi didampingi Dandim 0718/Pati dan Wakapolresta Pati berfoto bersama usai penandatanganan komitmen
OPTIMISTIS : Bupati Pati Sudewo bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi didampingi Dandim 0718/Pati dan Wakapolresta Pati berfoto bersama usai penandatanganan komitmen

PATI – Optimisme produksi padi 10 ton per hektare terpancar di wajah Bupati Pati Sudewo.

Hal itu terlihat saat dirinya mengumpulkan personel TNI/Polri di pendopo kabupaten siang kemarin.

Kehadiran personel TNI/Polri dari unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini untuk mendukung swasembada pangan 10 ton bisa.

Dukungan ini secara resmi tertuang dalam MoU kerjasama yang ditandangani oleh Bupati Pati, Kapolresta yang diwakili oleh Wakapolresta dan Dandim 0718/Pati.

Bupati Sudewo berambisi ada peningkatan produksi padi di Kabupaten Pati, dari semula rata-rata hanya 5,6 ton per hektare, diupayakan bertambah menjadi minimal 10 ton per hektare.

Bupati membuat tagline 10 ton bisa.

“Beberapa petani di Desa Karangwage Kecamatan Trangkil sejak 2019 bisa memproduksi panen 10 ton lebih per hektare. Namun hanya di desa itu, belum meluas ke desa-desa lainnya. Seharusnya desa lain bisa seperti di Karangwage ini,” ungkap Sudewo.

Sebelumnya Bupati telah mengumpulkan para kepala desa, PPL pertanian, dan staf dinas pertanian untuk berkomitmen meningkatkan produksi padi mewujudkan 10 ton bisa.

“Saya yakin bisa. Ini akan tambah semangat lagi karena mendapat dukungan dari Dandim 0718/Pati dan Kapolresta Pati. Kolaborasi TNI/Polri ini untuk mendukung dan mendampingi kerja keras kepala desa, perangkat desa dan kelompok tani. Kabupaten Pati yakin bahwa produksi padi 10 ton bisa,” lanjut Sudewo.

Lebih lanjut Sudewo memaparkan keberhasilan produksi beras di Kabupaten Pati pada tahun 2024 yang sudah surplus 200 ribu ton.

“Kita sudah swasembada. Produksi beras tahun 2024 mencapai 350 ribu ton. Kebutuhan kita 150 ribu ton. Artinya Kabupaten Pati sudah swasembada beras. Harus dinaikkan tidak hanya swasembada tapi petaninya juga harus sejahtera,” papar Bupati Sudewo.

 

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk pendampingan dari masa tanam sampai masa panen harus dilaksanakan dimulai dari sekarang.

“Babinsa, Bhabinkamtibmas harus dolan ke sawah, cari permasalahan apa saja. Dari mulai tanam sampai panen. Masalah pupuk, irigasi, hama tikus dan lainnya, sampai panen,” papar Luthfi. (aua/amr)

 

Editor : Syaiful Amri
#Bupati Pati Sudewo #ahmad lutfhi #pati #tni/polri #babinsa #10 TON BISA #produksi padi #babinkamtibmas #gubernur jawa tengah #pertanian #Polresta Pati