PATI, RadarPati.ID – Permasalahan sampah diharapkan menjadi perhatian secara menyeluruh.
Termasuk para camat dan kepala desa untuk turut memantau permasalahan yang ada di wilayahnya masing-masing.
Penanganan masalah sampah tidak bisa dipikul sendirian, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Pati ini.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati Henri Setiawan.
”Kami tentu meminta agar para camat dan kepala desa membantu pengawasan masalah sampah.
Kami menyampaikan kepada para pemangku kepentingan di kecamatan maupun di desa/kelurahan untuk agar bisa bersama-sama memantau, karena misalnya lokasinya jauh, dari DLH tidak bisa memantau,” papar Henri.
Hadirnya peran camat dan kepala desa, lanjut Henri, akan bisa membuka ruang diskusi terkait sampah.
Selain tentunya dapat memecahkan permasalahan sampah yang berada di wilayah masing-masing. Terlebih biasanya di pinggir jalan banyak tumpukan sampah.
“Sehingga pada saat ada permasalahan persampahan, kita nanti bisa bersama-sama berdiskusi untuk mengatasi masalah tersebut,” jelas dia.
Saat ini data dari DLH Kabupaten Pati, sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo Kecamatan Margorejo dan TPA Plosojenar Kecamatan Jakenan didominasi oleh sampah domestik rumah tangga.
Pihaknya berharap hadirnya peran camat dan kepala desa bakal membawa perubahan terkait penanganan sampah.
Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan yang beakibat mengotori lingkungan masing-masing.
Diketahui perilaku buang sampah sembarang masih sering ditemukan.
Masyarakat masih minim kesadarannya untuk mengelola sampah dengan baik. (aua/him)
Editor : Abdul Rochim