PATI, RADARPATI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati menggelar pelatihan bahasa isyarat bagi para pegawainya Berlangsung di Aula Serbaguna Lapas Kelas IIB Pati. Ini untuk meningkatkan pelayananan kepada warga binaan.
Kegiatan ini, diikuti pegawai dari berbagai divisi di Lapas Pati khususnya Tim Unit Layanan. Program ini hasil kerja sama antara Lapas Pati dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pati.
Kepala Lapas Pati Febie Dwi Hartanto menyampaikan, pelatihan ini bagian dari komitmen Lapas Pati untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali.
Tujuan kegiatan ini, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang mempunyai kebutuhan khusus (disabilitas).
Di samping itu, sebagai dukungan pemenuhan pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM ) serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.
”Kami menyadari pentingnya komunikasi yang efektif antara petugas dan warga binaan. Terutama mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran,” ujar Febie.
Selama pelatihan, peserta diajarkan dasar-dasar bahasa isyarat, termasuk alfabet, kata-kata dasar, dan kalimat-kalimat yang sering digunakan dalam konteks pemasyarakatan.
Lutfi, salah satu peserta pelatihan mengungkapkan, pelatihan ini sangat bermanfaat, meski singkat.
”Kami mendapat dasar yang kuat untuk mulai belajar dan memahami bahasa isyarat. Saya merasa lebih percaya diri untuk berkomunikasi baik dengan warga binaan atau pengunjung yang tunarungu,” katanya.
Harapannya, Lapas Pati dapat memberi contoh bagi lapas-lapas lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan inklusivitas dan kualitas pelayanan. (adr/lin)
Editor : Alfian Dani