PATI, RADARPATI.ID – Mahasiswa Universitas Safin Pati diberikan wawasan kebangsaan. Biar generasi Z itu memiliki tekad dan perilaku menjunjung bela negara sesuai nilai-nilai Pancasila.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Safin Pati bekerjasama Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pati.
Kegiatan Simposium itu mengambil tema meningkatkan wawasan kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi.
Acara Simposium diikuti oleh segenap civitas akademika Universitas Safin Pati. Mulai dari mahasiswa, tendik, dosen dan sejumlah guru dari Yayasan Safin Bina Bangsa.
Simposium dibuka oleh wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan Ir. Masruki Kabib, M.T. Acara ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Dies Natalis Universitas Safin Pati yang ke-1.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Pati Sugiono mengatakan, acara tersebut dalam rangka membentuk karakter bangsa yang ulet tangguh, berwawasan kebangsaan.
Selain itu, dan memiliki kesadaran bela negara dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurutnya, wawasan kebangsaan sangat penting. Sebab bisa menumbuhkan rasa cinta negara dan mewujudkan rasa nasionalisme yang tinggi di kalangan perguruan tinggi.
Lanjut dia, jika berkurangnya pemahaman mengenai wawasan kebangsaan ini akan berdampak. Yaitu akan menyebabkan degradasi nasionalisme atau menurunnya moral masyarakat.
”Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tandasnya.
Dosen Fakultas Hukum USP Dr. Ahmad Rifai menyebutkan, terdapat empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Yaitu, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Khebinekaan.
”Pancasila, yang merupakan dasar negara dan ideologi negara Indonesia. UUD 1945 yang merupakan sumber hukum negara Indonesia dan sebagai perwujudan dari dasar negara Indonesia yaitu Pancasila,” katanya.
Ia menambahkan NKRI adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Disebutan pada pasal 1 ayat 1 UUD 1945 jika negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik.
Sehingga perlu ditanamkan rasa cinta tanah air perlu dikembangkan dalam pengembangan karakter bangsa.
”Kedepan kita berharap, para mahasiswa serta para alumni semakin sadar akan pentingnya wawasan Kebangsaan. Ini untuk keberlangsungan kehidupan bangsa dan cinta tanah air yg digali melalui apa yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila,” harapnya. (adr/aua)