Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

KISAH Ahmad Habibie Kiper Timnas Futsal Indonesia: Disiplin dan Konsisten Jadi Ciri Khas!

Abdul Rochim • Minggu, 8 Februari 2026 | 18:15 WIB
Penjaga gawang timnas futsal Indonesia A. Habibie raih penghargaan Best Goalkeeper pada AFC Futsal Asian Cup 2026. (IG @timnasfutsal)
Penjaga gawang timnas futsal Indonesia A. Habibie raih penghargaan Best Goalkeeper pada AFC Futsal Asian Cup 2026. (IG @timnasfutsal)

JAKARTA – Nama Ahmad Habibie menjadi salah satu sosok paling disorot sepanjang gelaran Piala Asia Futsal AFC 2026.

Penjaga gawang Timnas Futsal Indonesia itu tampil luar biasa dan berperan besar membawa Garuda menembus final.

Pada akhir kompetisi bergengsi Asia itu, ia dinobatkan sebagai satu kiper terbaik AFC Futsal Asia Cup 2026.

Ini berkat penampilan impresifnya sepanjang laga. Ia mampu melakukan penyelamatan krusial. Khususnya saat laga semifinal dan partai puncak.

Habibie sendiri lahir di Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, pada 21 Juni 2000.

Ia tumbuh dari lingkungan futsal akar rumput dan mulai menekuni olahraga ini secara serius sejak usia remaja.

Disiplin dan konsistensi menjadi ciri khasnya, baik di lapangan maupun dalam pendidikan, yang dijalaninya hingga perguruan tinggi.

Perjalanan kariernya dimulai bersama klub BTG dan mulai mencuri perhatian saat tampil gemilang di ajang Porprov Jawa Barat 2018.

Dari sana, karier Habibie menanjak tajam. Ia dipercaya menjadi kiper utama IPC Pelindo di Liga Pro Futsal Indonesia 2021.

Setelah itu ia bergabung dengan Bintang Timur Surabaya dan turut mengantarkan klub tersebut meraih gelar Liga Futsal Profesional.

Performa stabil di level klub membuka jalan Habibie ke Timnas Futsal Indonesia.

Ia menjadi langganan panggilan tim nasional dan terus menunjukkan kematangan dalam berbagai turnamen internasional, termasuk Four Nations Cup 2025.

Puncak sorotan datang di Piala Asia Futsal AFC 2026 yang digelar di Indonesia Arena.

Pada laga semifinal melawan Jepang, Habibie tampil heroik. Berulang kali ia menggagalkan peluang emas lawan lewat refleks cepat dan penempatan posisi yang presisi.

Penyelamatan demi penyelamatan itu menjadi kunci kemenangan Indonesia dengan skor 5-3 dan mengantarkan Garuda ke partai final.

Sepanjang pertandingan, nama Habibie menggema dari tribun.

Ketangguhannya di bawah mistar memberi rasa aman bagi lini belakang dan menjaga kepercayaan diri tim saat mendapat tekanan bertubi-tubi dari lawan.

Di laga final kontra Iran, Habibie kembali menunjukkan kelasnya. Ia mencatat sejumlah penyelamatan krusial.

Termasuk menggagalkan penalti dan peluang terbuka di momen-momen genting.

Meski Indonesia akhirnya harus puas sebagai runner-up usai kalah dramatis lewat adu penalti, kontribusi Habibie tetap mendapat apresiasi luas dari publik dan pengamat futsal.

Sebagai kiper, Habibie dikenal tak hanya mengandalkan refleks dan fisik, tetapi juga kecerdasan membaca permainan serta komunikasi yang solid dalam mengorganisasi pertahanan.

Pengalaman internasional membuatnya tampil tenang di bawah tekanan, bahkan saat menghadapi tim-tim raksasa Asia.

Kini, di usia 25 tahun, Ahmad Habibie diproyeksikan menjadi pilar jangka panjang futsal Indonesia.

Dukungan masif dari suporter yang terus meneriakkan namanya di Indonesia Arena menjadi bukti bahwa ia telah menjelma menjadi simbol harapan baru bagi Timnas Futsal Indonesia.

Perjalanan dari lapangan kecil di Bekasi hingga panggung Asia menjadi cerita tentang kerja keras, konsistensi, dan mimpi yang diperjuangkan tanpa henti.

Ahmad Habibie bukan sekadar penjaga gawang, ia adalah tembok terakhir yang menumbuhkan keyakinan bahwa futsal Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#timnas futsal indonesia #Piala Asia Futsal AFC 2026 #Ahmad Habibie #best goalkeeper AFC Futsal Asian Cup 2026 #afc futsal asian cup 2026 #penjaga gawang timnas futsal Indonesia