Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Patung Biawak Buatanya Viral Karena Mirip Dengan Aslinya, Ini dia Profil Pembuatnya!

Syaiful Amri • Rabu, 23 April 2025 | 18:28 WIB

 

CANTIK : Penampakan Patung Biawak di Wonosobo Saat Siang dan Malam Hari
CANTIK : Penampakan Patung Biawak di Wonosobo Saat Siang dan Malam Hari

WONOSOBO, RADARPATI.ID – Sebuah patung biawak berukuran besar yang berdiri megah di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mendadak viral di media sosial.

Pasalnya, bentuk patung tersebut sangat realistis, hingga sekilas tampak seperti hewan biawak sungguhan.

Karya fenomenal ini merupakan hasil tangan dingin Rejo Arianto, seniman asal Wonosobo yang juga alumni Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.

Dalam proses kreatifnya, Rejo memiliki pendekatan unik: ia memelihara biawak secara langsung guna mempelajari anatomi dan gerak-gerik hewan reptil tersebut.

Hal ini dilakukan demi menghasilkan karya yang tidak hanya akurat secara visual, tetapi juga mengandung "jiwa".

“Untuk membuat karya seni yang realistis, butuh juga rasa. Setiap patung harus punya jiwa agar bisa dirasakan semua orang,” ujar Rejo.

Patung biawak setinggi tujuh meter ini awalnya dirancang hanya setinggi tiga meter.

Bejo Ariyanto, Sosok Seniman Pembuat Patung Biawak di Wonosobo
Bejo Ariyanto, Sosok Seniman Pembuat Patung Biawak di Wonosobo

Namun berkat dukungan dana dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Wonosobo, Rejo mampu membangun patung yang jauh lebih besar dari rencana awal.

Proses pengerjaannya pun tergolong cepat, hanya sekitar satu minggu untuk menyelesaikan patungnya, dan total keseluruhan proyek memakan waktu 1,5 bulan.

Menariknya, proyek ini tidak menggunakan dana dari APBD ataupun dana desa.

Biaya sekitar Rp50 juta dikumpulkan melalui skema gotong royong antara pemuda karang taruna, BUMD, serta komunitas lokal.

Inisiatif ini muncul dari keinginan warga setempat untuk menghadirkan ikon desa yang mencerminkan karakter lokal, mengingat biawak merupakan hewan yang umum dijumpai di wilayah tersebut.

Kini, patung biawak di jalan penghubung Wonosobo–Banjarnegara itu menjadi spot foto favorit warga dan simbol kebanggaan lokal.

Warga menyambut positif kehadiran patung tersebut, dan Rejo pun merasa bahagia karena karyanya mendapat sambutan hangat.

“Saya tidak berlebihan menanggapi viralnya berita ini. Kalau masyarakat senang, saya ikut senang. Tapi kalau masyarakat kecewa, saya pasti sangat kecewa,” ujarnya rendah hati.

Rejo sendiri dikenal sebelumnya sebagai pelukis, dan karya-karyanya telah menghiasi berbagai tempat, termasuk Rumah Dinas Bupati Wonosobo.

Meski latar belakangnya adalah seni lukis, ia juga menaruh minat besar pada seni tiga dimensi.

Sebelumnya, Rejo telah menciptakan dua patung lain, yaitu patung Ganesha untuk sebuah kafe dan homestay, serta patung kuda. (amr)

Editor : Syaiful Amri
#BUMD #ISI #Rejo Ariyanto #Patung biawak #wonosobo