Semangat Baru Warga Kesambi Kudus, Kerja Bakti Bakal Digelar Rutin Tiap Bulan

Achmad Ulil Albab • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 15:17 WIB
Warga Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kudus melakukan kerja bakti kegiatan ini menjadi agenda rutin bulanan.
Warga Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kudus melakukan kerja bakti kegiatan ini menjadi agenda rutin bulanan.

KUDUS – Pemerintah Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, berencana menggelar kerja bakti secara rutin setiap bulan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan tersebut akan dilakukan secara bergilir di setiap RW agar kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh merata.

Rencana itu disampaikan Kepala Desa Kesambi Mokhamad Masri saat puluhan warga bersama berbagai unsur kelembagaan desa mengikuti kerja bakti bertajuk “Ayo Kerja Bakti Bareng! Desa Kesambi Bersih, Rapi, Indah”, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga: Desa di Grobogan Diminta Usul Titik Kontainer Sampah

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut dipusatkan di kawasan Makam Kranggan, Desa Kesambi.

Warga bergotong royong membersihkan rumput liar, mengumpulkan sampah, merapikan area makam, serta membersihkan sejumlah bagian lingkungan yang dinilai perlu mendapat perhatian.

Kegiatan itu melibatkan Paguyuban Tukang Bangunan Desa Kesambi, Pemerintah Desa Kesambi, Bunda Sanitasi, Forum Kesambi, Laskar Peduli Lingkungan, BUMDes Bathi Rejo, BPD Kesambi, Pos Njagong Sanitasi, Posyandu Desa Kesambi, serta unsur masyarakat lainnya.

Masri mengatakan kerja bakti merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak cukup dilakukan hanya pada momentum tertentu, tetapi perlu menjadi kebiasaan masyarakat.

“Ke depan kegiatan seperti ini akan kita lakukan secara rutin setiap bulan. Lokasinya nanti bergantian di setiap RW yang ada di Desa Kesambi,” ujar Masri.

Ia berharap pola kerja bakti secara bergilir dapat membuat perhatian terhadap kebersihan tidak hanya terpusat di satu wilayah.

Setiap RW nantinya memiliki kesempatan menjadi lokasi kegiatan sekaligus menggerakkan masyarakat di lingkungannya masing-masing.

Selain menjaga kebersihan, kerja bakti juga dinilai dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi modal penting untuk membangun desa yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga kuat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Program Fasilitator Sanitasi Terpadu Djarum, Catur Setiyanto, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen, 15 Desa Mulai Kekurangan Air

Menurut Catur, budaya gotong royong perlu terus dihidupkan karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa, komunitas, maupun kelompok masyarakat tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga.

“Gotong royong ini perlu kita hidupkan kembali. Harapannya Desa Kesambi bisa menjadi desa yang sehat, bersih, indah dan asri,” kata Catur.

Ia menambahkan, kebersihan lingkungan berkaitan erat dengan upaya menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat.

Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu dimulai dari hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga saluran lingkungan, serta rutin membersihkan fasilitas umum.

Dengan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, kerja bakti di Desa Kesambi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama.

Pemerintah desa bersama warga pun berkomitmen melanjutkan kegiatan tersebut setiap bulan dengan lokasi yang berpindah dari satu RW ke RW lainnya.

Melalui gerakan itu, Desa Kesambi menargetkan terwujudnya budaya menjaga lingkungan secara berkelanjutan sekaligus kawasan permukiman yang sehat, bersih, rapi, indah, dan asri. (aua)

Editor : Editor
kerja bakti kudus desa kesambi