KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus akan merevitalisasi taman di belakang Pendapa Kabupaten Kudus menjadi ruang terbuka hijau yang lebih representatif dan ramah bagi masyarakat.
Penataan kawasan tersebut direncanakan dilakukan melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta.
Program revitalisasi mencakup pembongkaran taman lama hingga pembangunan kembali dengan konsep yang lebih nyaman sebagai ruang berkumpul, bermain, dan beraktivitas bagi warga.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, penataan taman merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan taman yang tertata akan menjadi tempat rekreasi keluarga sekaligus ruang interaksi sosial.
"Saya ingin nanti Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus beserta jajaran sampai tingkat kecamatan bisa membawa anak-anak menikmati taman yang ada di belakang pendapa ini," ujarnya, Selasa (15/7).
Sam’ani menjelaskan, ruang terbuka hijau tidak hanya memperindah kawasan pendapa, tetapi juga memiliki nilai sosial karena menjadi tempat masyarakat berkumpul dan beraktivitas.
Karena itu, Pemkab Kudus terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha untuk mendukung penyediaan fasilitas publik.
Ia mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang bersedia berpartisipasi melalui program CSR dalam proses revitalisasi taman.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan kawasan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Semoga taman ini nantinya menjadi ruang yang nyaman untuk keluarga, tempat masyarakat berkegiatan, sekaligus memperindah kawasan pendapa," katanya.
Lebih lanjut, Sam’ani menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penyediaan ruang publik yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kehadiran taman yang nyaman diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus menjadi wadah berbagai aktivitas sosial warga.
"Kami ingin pembangunan tidak hanya berupa infrastruktur, tetapi juga menghadirkan ruang-ruang yang membuat masyarakat merasa nyaman dan bahagia," pungkasnya. (san/him)