Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pascalebaran, Transaksi Emas di Kudus Naik Drastis

Abdul Rochim • 2026-03-29 20:10:56
ANTRE: Galeri 24 terlihat ada antrean nasabah untuk membeli emas di PT Pegadaian Cabang Kudus baru-baru ini. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
ANTRE: Galeri 24 terlihat ada antrean nasabah untuk membeli emas di PT Pegadaian Cabang Kudus baru-baru ini. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS – Tren investasi emas kian menguat, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk investasi dan aset jangka panjang.

Data PT Pegadaian mencatat lonjakan signifikan transaksi emas selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026, meningkat drastis sebesar 137,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemimpin Cabang Pegadaian Kudus Endang Sulastri, mengungkapkan capai Pegadaian 2025 mencapai 160 persen dari target yang ditetapkan.

Baca Juga: FULL TIME Persiku Kudus vs Barito Putera 1-1 : Tembakan Igor Henrique Paksa Gol Bunuh Diri

 

Tren positif tersebut berlanjut pada awal 2026, bahkan mengalami peningkatan setelah momentum Lebaran.

”Kalau habis Lebaran ini malah lebih ramai daripada sebelum Lebaran. Rata-rata per hari sekitar 80 sampai 100 nasabah datang ke Pegadaian, dominan menabung dan membeli emas,” ujarnya.

Menurutnya, transaksi nasabah cukup beragam, mulai dari gadai, perpanjangan, tebus barang, hingga investasi emas.

Namun, tren investasi emas menjadi salah satu yang paling dominan dalam beberapa bulan terakhir.

Endang menjelaskan, tabungan emas menjadi produk favorit, karena fleksibilitasnya.

Baca Juga: Industri Padat Karya Tetap Jadi Andalan Kudus Kejar Target Investasi 2026

Nasabah dapat mulai menabung dengan nominal kecil, lalu mengakumulasi saldo hingga minimal 1 gram untuk kemudian dicetak menjadi emas fisik, digadaikan, atau bahkan didepositokan.

Selain itu, tersedia pula layanan cicilan logam mulia yang memungkinkan masyarakat memiliki emas melalui sistem angsuran.

Skema ini dinilai membantu masyarakat yang ingin berinvestasi tanpa harus mengeluarkan dana besar sekaligus.

Inovasi lain yang diperkenalkan adalah deposito emas, yakni layanan penyimpanan emas dengan tambahan imbal hasil sekitar 1 persen, ditambah potensi keuntungan dari kenaikan harga emas selama periode penyimpanan.

Dari sisi pembiayaan, Pegadaian juga menghadirkan gadai berbasis tabungan emas dengan biaya sewa modal lebih ringan dibandingkan gadai perhiasan.

Skema ini menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat tanpa harus menjual aset investasinya.

Baca Juga: Persiku Kudus Target Curi Poin dari Barito Putera demi Jauhi Zona Merah

Aplikasi Tring yang kini telah digunakan secara luas.

Melalui aplikasi ini, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi seperti membeli, menjual, hingga mengelola investasi emas secara praktis tanpa harus datang ke outlet.

Endang menambahkan, tren pembelian emas di Kudus menunjukkan peningkatan signifikan.

Dalam satu hari, transaksi emas fisik bahkan pernah mencapai 900 gram, sementara pada Januari 2026 total penjualan hampir menyentuh tiga kilogram.

”Dalam satu hari harga emas bisa berubah sampai tiga kali, pagi, siang, dan sore. Tapi justru saat harga turun, masyarakat memanfaatkan momentum untuk membeli,” terangnya. (san/him)

Editor : Abdul Rochim
#PT pegadaian #transaksi emas #kudus #emas #lebaran