Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

RKBBR Usung Tema Cerita Sungai, Dalang Den Hasan Siap Tampil di Depan Ratusan Anak

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 23 Agustus 2024 | 20:08 WIB

KRITIK: Salah satu dalang Den Hasan yang akan dihadirkan di acara Cerita dari Sungai di RKBBR mendatang. (RKRB UNTUK RADARPATI.ID)
KRITIK: Salah satu dalang Den Hasan yang akan dihadirkan di acara Cerita dari Sungai di RKBBR mendatang. (RKRB UNTUK RADARPATI.ID)


KUDUS, RADARPATI.ID – Agenda Ngangsu Banyu kembali diangkat dan dibawakan oleh Rumah Khalwat dan Balai Budaya Rejosari (RKBBR) dengan mengangkat tema Cerita dari Sungai pada Sabtu (24/8) mendatang.

Tema ini sengaja diangkat untuk menyadari pentingnya sungai bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup.

Pengurus RKBBR, Irianto Gunawan mengatakan, Cerita Sungai ini diangkat karena penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup. Para remaja juga perlu diberikan edukasi tentang peran menjaga ekosistem sungai.

 Baca Juga: Rekomendasi 5 Rice Cooker Zojirushi Terbaik, Nasi Dijamin Lembut dan Beraroma

Sungai adalah salah satu bagian ekosistem yang sangat penting peranannya dalam kehidupan manusia.

Melalui sungai, air yang mengalir dari mata air ini kemudian bermuara ke laut, terdapat banyak kehidupan yang sangat bergantung kepada sungai.

”Selain juga untuk keperluan lain seperti irigasi pertanian, transportasi dan pembangkit energi, dan sebagainya. Kesemuanya ini sangat penting bagi manusia, sehingga sangat penting untuk menjaga sungai-sungai,” katanya.

 Baca Juga: Reza Rahadian: Dari Anak Yatim Jadi Bintang Film Indonesia, Perjalanan Hidup yang Menginspirasi!

RKBBR menghadirkan seorang dalang wayang sungai (kali) dari Jepara, yakni Muhammad Hasan atau yang lebih dikenal Den Hasan.

Ia akan tampil di hadapan ratusan anak-anak dan remaja dengan “Wayang Kali”-nya, sekaligus menjadi puncak acara Ngangsu Banyu 2024.

Den Hasan telah mulai mengenalkan wayang kali ini sejak 2016, sudah diundang tampil di berbagai komunitas dan instansi di seluruh Indonesia.

 Baca Juga: Tahun Ini, PPPK Rembang Dapat Ikut Seleksi CPNS dengan Persetujuan Bupati

Ia sendiri pernah mendapatkan sertifikat khusus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 2017 setelah ia sempat tampil di 468 lokasi di 195 desa sekitar Jepara selama 21 hari dalam rangka HUT ke-486 Jepara.

Den Hasan juga ingin memberikan pendidikan dan pengetahuan pentingnya menjaga ekologi. Menghadirkan karakter dan tokoh ikan, Cerita dari Sungai akan ditampilkan memikat dan interaktif bersama anak-anak dan remaja.

Sehari-harinya, Den Hasan menghidupkan Rumah Belajar Ilalang yang didirikannya. Di Rumah Belajar Ilalang, anak-anak tidak hanya berkegiatan meningkatkan kemampuan literasi anak dan menumbuhkan kesadaran lingkungan, tapi juga mengembangkan bakat seni mereka.

 Baca Juga: Inovasi Mari Serempak, Jurus Pemkab Kudus Hadapi Risiko dalam Pembangunan Daerah

Lebih jauh Asa Jatmiko mengatakan, RKBBR berusaha untuk terus menggemakan “Laudato Si”, yakni ajakan untuk menjaga, merawat alam dari kehancuran.

”Dalam ajakan ini kami mengritik konsumerisme dan pembangunan yang tak terkendali, menyesalkan terjadinya kerusakan lingkungan dan pemanasan global, serta mengajak semua orang di seluruh dunia untuk mengambil aksi global yang terpadu dan segera,” tandasnya. (gal/him)

Editor : Alfian Dani
#lingkungan #sungai #ngangsu #event #edukasi