Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Penambahan Kader Kesehatan Desa di Jepara, Pemkab Maksimalkan Layanan Publik dan Program Kesehatan di Tingkat Masyarakat

Syaiful Amri • Sabtu, 1 Maret 2025 | 19:26 WIB
SAFARI: Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar mengecek pelayanan Puskesmas Jepara kemarin.
SAFARI: Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar mengecek pelayanan Puskesmas Jepara kemarin.

JEPARA, RadarPati.id — Wakil Bupati sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar, kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah layanan publik kemarin.

Di antara lokasi yang dikunjunginya adalah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara dan Puskesmas Jepara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan kesehatan semakin optimal bagi masyarakat.

Setidaknya, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian koordinasi dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah dengan memperbanyak jumlah kader kesehatan di desa dan kelurahan.

Harapannya, peningkatan jumlah kader ini dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih merata dan efektif.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gus Hajar, sapaan akrab M. Ibnu Hajar, kemarin.

Menurut data yang diterimanya, saat ini Kabupaten Jepara memiliki 7.227 kader kesehatan aktif yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan, Gus Hajar juga meninjau langsung pelayanan di kantor Kecamatan Jepara.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan publik di Jepara berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Di Kantor Kecamatan Jepara, Gus Hajar secara langsung mengecek beberapa layanan, seperti perekaman dan pencetakan KTP elektronik serta layanan penyuluhan Keluarga Berencana (KB).

Ia memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan telah sesuai dengan standar yang diharapkan.

"Pelayanannya sudah bagus, ini nilai plus lah untuk Kabupaten Jepara," ujarnya.

Meski demikian, ia tetap meminta agar dinas terkait terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelayanan publik semakin baik dari waktu ke waktu.

Selain itu, ia juga mendorong dinas terkait untuk turun langsung ke masyarakat guna memastikan bahwa data penerima manfaat benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Validasi data ini sangat penting agar setiap program yang diluncurkan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal.

 

"Pemerintah harus bergerak selangkah lebih maju tanpa menunggu berita viral," tandas Hajar, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh hanya berorientasi pada respons terhadap isu yang sedang ramai, melainkan harus proaktif dalam mengatasi masalah masyarakat. (rom/war/amr)

 

Editor : Syaiful Amri
#Pemkab Jepara #jepara #kader kesehatan #program kesehatan #bupati jepara #layanan publik #gus hajar