KOTA, RADARPATI.ID – Persijap Jepara di awal kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 berpotensi jadi tim musafir.
Pasalnya, hingga saat ini homebase yang biasa digunakan, yaitu Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara masih dalam tahap renovasi.
Kegiatan tersebut ditargetkan rampung Oktober mendatang.
Sementara, kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 direncanakan dimulai September mendatang.
Dari kabar yang beredar, untuk sementara waktu Persijap Jepara bakal berkandang di luar Kota Jepara.
Di media sosial, santer beredar kabar bahwa tim berjuluk Laksar Kalinyamat itu bakal berkandang di Stadion Kebon Dalem Kendal.
Informasi itu diunggah dalam media sosial Facebook oleh Akun Suporter12.
Koran ini mencoba mengkonfirmasi soal home base yang akan dipakai Laskar Kalinyamat di kompetisi mendatang kepada Manajer Persijap Jepara Nicky Setiadi kemarin pagi.
Hanya saja, hingga berita ini ditulis yang bersangkutan tidak memberikan respon.
Sementara itu, dari sisi suporter Persijap Jepara pun memaklumi musim kompetisi kali ini Persijap tidak bisa berkandang di Jepara.
Itu lantaran stadion kebanggaan warga Jepara memang tengah direhab untuk pemenuhan standar FIFA.
Baca Juga: Jelang Liga 2, Pelatih Persiku Kudus Beber akan Datangkan Pemain Persija Jakarta, Begini Kriterianya
Mad, salah satu pentolan kelompok suporter Persijap Jepara Curva Nord Syndicate (CNS) menegaskan, ia dan rekan-rekannya tetap akan mengawal di manapun Persijap berkandang.
Meskipun notabenenya ada di luar kota. Dan kabar seputar Persijap berkandang di Stadion Kebon Dalem Kendal pun menurutnya itu opsi yang masuk akal.
Pasalnya, menurutnya saat ini di Kendal merupakan opsi paling dekat.
”Realita memang Kendal stadion alternatif terdekat. Mau gak mau tetep berangkat, tapi nek misal masih bisa pindah stadion lebih dekat ya lebih bagus. Semoga Stadion GBK bisa segera digunakan,” tandasnya kemarin.
Terkait dampak renovasi Stadion GBK, sejatinya sudah pernah dialami oleh Persijap di musim lalu.
Saat itu Persijap terpaksa mengakhiri kompetisi musim 2023/2024 dengan ber-homebase di Stadion Kebogiro Boyolali. (rom)
Editor : Abdul Rochim