PT Samwon Busana Indonesia Tutup Pabrik di Jepara Mulai Agustus 2026, Sekitar 670 Karyawan Terdampak

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 12:37 WIB
PT Samwon Jepara tutup pabrik dan mem-PHK lebih dari 600 karyawan. (DOK. IST)
PT Samwon Jepara tutup pabrik dan mem-PHK lebih dari 600 karyawan. (DOK. IST)

JEPARA – PT Samwon Busana Indonesia Unit Jepara dipastikan menghentikan seluruh aktivitas produksinya mulai 1 Agustus 2026. 

Penutupan pabrik garmen yang berlokasi di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, itu berdampak pada sekitar 670 karyawan yang selama ini bekerja di perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, membenarkan keputusan tersebut.

Baca Juga: Roman Paparyga dan Jonata Machado Dirumorkan Merapat ke Persijap Jepara

Menurutnya, manajemen perusahaan telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara.

Zamroni menjelaskan, penutupan dilakukan setelah perusahaan mengalami kerugian secara berkelanjutan dalam lima tahun terakhir.

Kondisi tersebut membuat perusahaan induk memutuskan menghentikan operasional pabrik di Jepara.

"Perusahaan menyampaikan laporan keuangan kurang lebih selama lima tahun terakhir dalam kondisi merugi. Karena itu, perusahaan pusat memutuskan menutup pabrik Samwon di Jepara," ujarnya, Sabtu (18/7).

Ia menambahkan, Juli 2026 menjadi bulan terakhir operasional pabrik. Selanjutnya, mulai 1 Agustus 2026, seluruh aktivitas produksi di Unit Jepara resmi dihentikan.

Menurut Zamroni, penutupan hanya berlaku untuk pabrik di Jepara. Sementara operasional kantor pusat dan pabrik utama PT Samwon Busana Indonesia di Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, tetap berjalan.

"Hanya unit di Jepara yang ditutup," katanya.

PT Samwon Busana Indonesia merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Korea Selatan yang bergerak di industri garmen.

Perusahaan memproduksi berbagai pakaian jadi untuk pasar ekspor, termasuk Amerika Serikat, melalui sistem lisensi sejumlah merek fesyen internasional.

Sejak mulai beroperasi di Jepara pada 2016, pabrik tersebut menjadi salah satu penyerap tenaga kerja di kawasan Kalinyamatan.

Penutupan pabrik diperkirakan berdampak pada sektor ketenagakerjaan dan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.

Selain menghilangkan ratusan lapangan pekerjaan, berkurangnya aktivitas industri juga berpotensi memengaruhi usaha-usaha yang bergantung pada keberadaan para pekerja.

Pemerintah Kabupaten Jepara menyatakan akan mengawal pemenuhan hak-hak para karyawan sesuai ketentuan yang berlaku serta terus memantau perkembangan dunia industri agar tidak terjadi penutupan perusahaan lain.

"Yang menyampaikan secara resmi kepada kami baru Samwon. Mudah-mudahan tidak ada perusahaan lain yang mengalami kondisi serupa," pungkas Zamroni. (*/him)



Editor : Abdul Rochim
PHK Jepara PT Samwon Busana Indonesia pabrik tutup Jepara industri garmen Jepara 670 karyawan terdampak