Ops Patuh Candi 2026, Bus dan Pengemudi di Terminal Purwodadi Diperiksa

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:58 WIB
PENGECEKAN: Tim gabungan saat melakukan ramp check di Terminal Purwodadi.
PENGECEKAN: Tim gabungan saat melakukan ramp check di Terminal Purwodadi.

GROBOGAN – Keselamatan penumpang bus menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 di Kabupaten Grobogan. 

Satlantas Polres Grobogan bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan tim kesehatan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Induk Purwodadi, Selasa (27/10).

Pemeriksaan dipimpin Kasat Lantas Polres Grobogan Iptu Medy Dwi Indardi, bersama jajaran Satlantas, Dinas Perhubungan beserta Jasa Raharja Cabang Purwodadi, serta Dokkes Polres Grobogan.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan bus yang beroperasi memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebelum mengangkut penumpang. 

Petugas memeriksa sejumlah komponen penting, mulai dari sistem pengereman, klakson, lampu utama jarak dekat dan jauh, wiper, hingga kondisi ban dan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR).

Kelengkapan administrasi dan surat-surat kendaraan juga menjadi bagian dari pemeriksaan.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat kondisi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Kasat Lantas Polres Grobogan Iptu Medy Dwi Indardi mengatakan, pemeriksaan kendaraan menjadi salah satu upaya preventif untuk meningkatkan keselamatan transportasi umum selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026.

“Melalui kegiatan ramp check ini, kami ingin memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan.

Keselamatan harus menjadi prioritas, baik bagi pengemudi maupun penumpang,” ujarnya.

Tak hanya memeriksa kendaraan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi bus mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas. 

Pengemudi diingatkan untuk mematuhi rambu dan marka jalan, menaati lampu lalu lintas, serta menggunakan sabuk keselamatan saat berkendara.

Petugas juga mengingatkan pengemudi agar tidak mengemudi secara ugal-ugalan atau memaksakan diri ketika kondisi tubuh tidak fit. 

Sebab, kondisi fisik pengemudi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan, terlebih ketika membawa banyak penumpang.

Untuk memastikan kesiapan pengemudi, Sie Dokkes Polres Grobogan turut melakukan pemeriksaan kesehatan, di antaranya pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh.

Pemeriksaan ini diharapkan membantu mengetahui kondisi kesehatan pengemudi sebelum menjalankan tugas.

Iptu Medy menegaskan, keselamatan tidak cukup hanya ditunjang kendaraan yang layak jalan. 

Pengemudi juga harus memastikan kondisi tubuh tetap prima dan mematuhi aturan selama perjalanan.

“Kami mengimbau seluruh pengemudi bus agar selalu mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan jangan memaksakan diri mengemudi apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Patuh Candi 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. 

Dalam operasi ini, kepolisian mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta sosialisasi, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan maupun meningkatkan fatalitas korban.

Melalui pemeriksaan terpadu tersebut, Satlantas berharap kedisiplinan pengemudi semakin meningkat dan risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. 

Sinergi dengan instansi terkait juga diharapkan mampu mendukung terciptanya transportasi umum yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pengguna bus AKDP di wilayah Grobogan. (int)

Editor : Intan Maylani Sabrina
ops patuh candi satlantas ramp check grobogan