KAI Benahi Tiga Perlintasan Kereta di Grobogan, Ini Lokasinya

GROBOGAN – Tiga perlintasan kereta api di Kabupaten Grobogan masuk dalam program penataan fasilitas keselamatan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang.
Pekerjaan di tiga Jalur Perlintasan Langsung (JPL) tersebut ditargetkan rampung dan dapat dioperasikan pada akhir 2026.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan penataan dilakukan terhadap sembilan titik perlintasan yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Grobogan, dan Blora.
Saat ini, pengerjaan masih berlangsung, meliputi pembangunan pos, penyiapan peralatan, serta kesiapan petugas.
“Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sehingga dapat dioperasikan pada akhir tahun 2026,” kata Luqman dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Di Grobogan, tiga perlintasan yang menjadi sasaran penataan berada di jalur Gubug–Karangjati, Sedadi–Ngrombo, serta Karangsono–Gundih. Ketiganya memiliki nomor dan spesifikasi berbeda.
Perlintasan pertama adalah JPL 57 di KM 40+133 pada petak jalan Gubug–Karangjati dengan lebar 6,6 meter. Berikutnya JPL 73 di KM 53+155 pada petak jalan Sedadi–Ngrombo, juga dengan lebar 6,6 meter.
Sementara itu, JPL 106 berada di KM 65+240 pada petak jalan Karangsono–Gundih dengan lebar perlintasan 4,5 meter.
Penataan ini merupakan bagian dari upaya KAI meningkatkan kesiapan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang.
Penanganan dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing lokasi, dengan dukungan fasilitas dan petugas yang dipersiapkan sebelum perlintasan dioperasikan.



