GROBOGAN – Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm. Ezra Nathanael turun langsung ke markas batalyon di Desa Kemloko, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu (15/7).
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel, fasilitas, dan rangkaian kegiatan telah siap menyambut agenda kunjungan Pangdam IV/Diponegoro dalam waktu dekat.
Danrem tiba di Markas Yonif TP 452/SAS sekitar pukul 15.15 WIB. Kedatangannya disambut Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, Danyonif TP 452/SAS Mayor Inf Veri Grahita F., Pasi Bhakti Korem 073/Makutarama Mayor Kav Jones F. Manurung, Wadanyon Kapten Inf Candra, para perwira staf, komandan kompi, serta sekitar 450 prajurit Yonif TP 452/SAS.
Agenda diawali dengan paparan kesiapan satuan oleh Danyonif TP 452/SAS.
Dalam pemaparannya, Danyon menjelaskan kesiapan personel, sarana prasarana, hingga teknis pelaksanaan kegiatan yang akan menjadi perhatian saat kunjungan Pangdam.
Usai menerima paparan, Danrem memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit. Ia mengawali arahannya dengan menyampaikan apresiasi atas kesiapan yang telah dilakukan seluruh jajaran Yonif TP 452/SAS.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Danyonif beserta seluruh anggota yang telah mempersiapkan markas dengan baik. Ini menunjukkan dedikasi, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan dalam melaksanakan setiap tugas," ujarnya.
Danrem kemudian mengingatkan seluruh prajurit agar selalu menjaga kehormatan diri, keluarga, dan nama baik satuan. Menurutnya, menjadi prajurit TNI merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa prajurit harus hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus membantu masyarakat. Sebab, TNI lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Dalam arahannya, Danrem juga meminta seluruh personel yang bertugas di Grobogan agar mencintai daerah penugasan layaknya rumah sendiri.
"Cintailah Kabupaten Grobogan beserta seluruh masyarakatnya. Jadikan Grobogan sebagai rumah sendiri sehingga tumbuh rasa memiliki, kepedulian, dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan maupun membantu mengatasi kesulitan masyarakat," pesannya.
Selain itu, Danrem mendorong seluruh prajurit terus mengembangkan kemampuan diri melalui peningkatan disiplin, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.
Menurutnya, loyalitas kepada pimpinan, satuan, dan tugas bukan hanya diwujudkan melalui sikap, tetapi juga melalui kinerja yang baik, disiplin, serta kepatuhan terhadap seluruh aturan yang berlaku.
Secara khusus, Danrem juga memberikan pesan kepada Danyonif TP 452/SAS agar terus menjaga soliditas internal satuan.
Ia menekankan pentingnya membangun pola pembinaan prajurit yang humanis dengan mengedepankan prinsip asah, asih, dan asuh.
"Hindari segala bentuk kekerasan dalam pembinaan prajurit. Bangun prajurit yang disiplin, profesional, berkarakter, serta memiliki jiwa korsa yang kuat," tegasnya.(int)
Editor : Admin