GROBOGAN – Perbaikan longsoran bahu jalan di ruas provinsi Purwodadi-Solo mulai dikerjakan. Titik kerusakan berada di Km Smg 77+000 hingga 77+100 atau tepatnya di sisi selatan Jembatan Plumpungan, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.
Longsoran yang menggerus bahu jalan sepanjang 20,5 meter tersebut berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan jika tidak segera ditangani.
Karena itu, Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Purwodadi mengalokasikan Dana Kerusakan Khusus untuk memperbaiki kerusakan sekaligus memperkuat struktur jalan di lokasi tersebut.
Selama pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas di lokasi mengalami perubahan. Kendaraan dari arah Purwodadi maupun Geyer harus bergantian melintas melalui satu jalur yang masih dapat digunakan.
Petugas di lapangan memberlakukan sistem buka-tutup guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi.
Sub Koordinator Jalan dan Jembatan Wilayah I BPJ Purwodadi, Wimas Radit Sumbodo mengatakan, pekerjaan telah dimulai sejak Minggu (31/5) dan ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kalender.
Menurutnya, penanganan longsoran dilakukan menggunakan metode bore pile atau tiang bor sebagai penguat struktur tanah.
Metode tersebut dipilih untuk menahan pergerakan tanah di area yang mengalami longsor sehingga badan jalan menjadi lebih stabil dan tidak mudah mengalami kerusakan kembali.
"Penanganan dilakukan dengan bore pile pada area longsoran. Setelah pekerjaan penguatan selesai, rigid beton yang mengalami kerusakan dan pecah akibat longsoran juga akan diperbaiki," jelas Radit.
Pekerjaan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 259,8 juta bersumber Dana Kerusakan Khusus.
Selain memperbaiki bagian jalan yang rusak, proyek ini juga bertujuan mencegah longsoran susulan mengingat lokasi kerusakan berada tidak jauh dari Jembatan Plumpungan yang menjadi bagian penting jalur provinsi Purwodadi-Geyer.
BPJ Purwodadi mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi proyek, mematuhi rambu-rambu sementara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama sistem buka-tutup diberlakukan.
Dengan dimulainya pekerjaan ini, diharapkan kondisi jalan dapat segera pulih sehingga aktivitas transportasi masyarakat dan distribusi barang di jalur Purwodadi-Geyer kembali berjalan lancar, aman, dan nyaman. (int)
Editor : Admin