GROBOGAN - Sebanyak 50 unit pikap Mahendra Cendrawasih 4x4 resmi disalurkan kepada 50 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Grobogan.
Penyaluran dilakukan di halaman Makodim 0717/Grobogan pada Senin (27/4/2026).
Sebelum kendaraan diserahkan, para pengurus KDMP bersama kepala desa terlebih dahulu melakukan pemeriksaan administrasi.
Baca Juga: Seminar Sastra di Blora Tekankan Kejujuran Menulis, Guru Diminta Tak Bergantung pada AI
Juga pengecekan kondisi kendaraan guna memastikan kelengkapan dokumen dan kesiapan operasional pikap yang diterima.
Dandim 0717/Grobogan Wefri Sandiyanto mengatakan, penyaluran kendaraan operasional tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan program Koperasi Desa Merah Putih.
“Untuk total yang saat ini sudah diterima di Kodim 0717/Grobogan sebanyak 50 unit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap koperasi desa akan memperoleh satu unit kendaraan pikap untuk menunjang kegiatan operasional, khususnya dalam mendukung mobilitas distribusi dan pelayanan koperasi kepada masyarakat.
“Setiap koperasinya akan mendapatkan satu unit,” jelasnya.
Menurut Letkol Inf Wefri, bantuan kendaraan ini akan terus dilengkapi secara bertahap hingga mencapai total 280 unit sesuai kebutuhan seluruh koperasi desa di wilayah tersebut.
“Nanti akan secara bertahap dilengkapi sampai dengan 280 unit,” katanya.
Penyaluran sarana prasarana ini dipersiapkan untuk mendukung launching program Koperasi Desa Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026.
“Untuk launching awal yang direncanakan tanggal 18 Mei, itu ada 1.000 koperasi,” ungkapnya.
Dalam tahap awal launching tersebut, wilayah Kodim 0717/Grobogan diperkirakan akan mendapatkan sekitar 13 unit kendaraan yang akan ditampilkan secara resmi.
“Kemungkinan besar kita akan memperoleh 13 unit yang akan di-launching pada kesempatan awal tersebut,” tambahnya.
Baca Juga: Total 79 Dapur MBG di Blora: 48 Sudah Ber-IPAL, 31 Belum Miliki Pengolahan Limbah
Selain pikap Mahendra Cendrawasih, bantuan sarana pendukung lainnya juga mencakup lima unit AC, dua unit motor roda tiga, hingga truk operasional.
Dandim berharap seluruh bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengurus koperasi desa agar KDMP bisa segera berjalan efektif setelah launching resmi dilakukan.
“Harapannya dengan penyaluran ini dan operasional tersebut bisa segera dioperasionalkan setelah launching, kemudian kebutuhan yang diperlukan terkait operasional semuanya bisa terwadahi,” pungkasnya. (*/him)